Setuju Jual 135 Rudal ke Taiwan, AS Bakal Bikin China Murka
Kamis, 22 Oktober 2020 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
"Taiwan bermaksud menggunakan dananya sendiri untuk pembelian ini, yang jika disimpulkan, usulan penjualan sistem ini akan meningkatkan kemampuan pertahanan Taiwan," kata juru bicara itu.
"Penjualan yang diusulkan sistem ini akan melawan ancaman modern ke Taiwan dengan meningkatkan jangkauan operasional dan kemampuan F-16 dan meningkatkan kemampuan artileri jarak dekat, menengah, dan jarak jauh Taiwan," jelasnya.(Baca juga: Bersitegang dengan China, Taiwan Tuntaskan Pembelian Jet Tempur F-16 )
Washington telah lama memberikan senjata ke pulau itu di bawah ketentuan Undang-Undang Hubungan Taiwan yang berusia 40 tahun, dan ada dukungan bipartisan untuk memasok senjata ke Taiwan.
"Amerika Serikat mempertahankan kepentingan yang tetap dalam perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan menganggap keamanan Taiwan sebagai pusat keamanan dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas," kata juru bicara Deplu AS.
"Kebijakan lama kami tentang penjualan pertahanan ke Taiwan tetap konsisten di tujuh administrasi AS yang berbeda, dan berkontribusi pada keamanan Taiwan dan pemeliharaan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," imbuhnya.
Telah terjadi peningkatan penjualan senjata ke Taiwan selama pemerintahan Trump karena AS semakin dekat dengan Taipei dan ketegangan meningkat dengan Beijing.
"Penjualan yang diusulkan sistem ini akan melawan ancaman modern ke Taiwan dengan meningkatkan jangkauan operasional dan kemampuan F-16 dan meningkatkan kemampuan artileri jarak dekat, menengah, dan jarak jauh Taiwan," jelasnya.(Baca juga: Bersitegang dengan China, Taiwan Tuntaskan Pembelian Jet Tempur F-16 )
Washington telah lama memberikan senjata ke pulau itu di bawah ketentuan Undang-Undang Hubungan Taiwan yang berusia 40 tahun, dan ada dukungan bipartisan untuk memasok senjata ke Taiwan.
"Amerika Serikat mempertahankan kepentingan yang tetap dalam perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan menganggap keamanan Taiwan sebagai pusat keamanan dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas," kata juru bicara Deplu AS.
"Kebijakan lama kami tentang penjualan pertahanan ke Taiwan tetap konsisten di tujuh administrasi AS yang berbeda, dan berkontribusi pada keamanan Taiwan dan pemeliharaan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," imbuhnya.
Telah terjadi peningkatan penjualan senjata ke Taiwan selama pemerintahan Trump karena AS semakin dekat dengan Taipei dan ketegangan meningkat dengan Beijing.
Lihat Juga :