Relawan Tes Vaksin Covid-19 AstraZeneca Meninggal Dunia di Brasil

Kamis, 22 Oktober 2020 - 05:05 WIB
loading...
Relawan Tes Vaksin Covid-19...
Petugas medis di Universitas Federal Sao Paulo menguji vaksin Oxford/AstraZeneca di Brasil. Foto/REUTERS
A A A
SAO PAULO - Otoritas kesehatan Brasil , Anvisa, menyatakan relawan tes klinik vaksin Covid-19 yang dikembangkan AstraZeneca dan Universitas Oxford telah meninggal dunia.

Anvisa menyatakan pihaknya menerima data dari investigasi masalah itu. “Tes vaksin akan dilanjutkan setelah kematian relawan itu,” ujar Anvisa tanpa memberi rincian lebih lanjut karena kerahasiaan medis terkait tes itu.

Universitas Federal Sao Paulo yang membantu mengkoordinasi tes klinis tahap 3 di Brasil secara terpisah menyatakan, “Relawan itu warga Brasil.” Namun mereka tidak menjelaskan di mana relawan itu tinggal.

Saham AstraZeneca menjadi negatif dan turun 1,7% setelah muncul kabar tersebut. (Baca Juga: Studi: Kepercayaan Terhadap Vaksin Terus Menurun Setiap Tahunnya)

Pemerintah Brasil berencana membeli vaksin asal Inggris itu dan membuatnya di pusat riset biomedis FioCruz di Rio de Janeiro. (Lihat Infografis: Jepang Komitmen Mendukung Pembangunan Infrastruktur Indonesia)

Adaun calon vaksin dari Sinovac, China, sedang dites di pusat riset negara bagian Sao Paulo, Butantan Institute. (Lihat Video: Berdesakan, Pencairan Bantuan Bagi UMKM di Tasikmalaya Ricuh)

Brasil mengalami wabah virus corona paling mematikan kedua di dunia, dengan lebih dari 154.000 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Brasil hanya di urutan kedua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat (AS).



Brasil memiliki kasus corona terbanyak ketiga di dunia, dengan lebih dari 5,2 juta kasus infeksi, setelah AS dan India.

Saat ini berbagai negara kembali menerapkan lockdown untuk menghambat penyebaran virus corona seiring terjadinya gelombang kedua.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Brasil Tetapkan 2 Syarat...
Brasil Tetapkan 2 Syarat untuk Gabung Dewan Perdamaian Trump, Apa Saja?
Apa Sentimen Negatif...
Apa Sentimen Negatif tentang PBB Gaya Baru Versi Trump?
Dihantam Badai, Patung...
Dihantam Badai, Patung Liberty Roboh dan Hancur Berkeping-keping
Horor! Remaja Ini Tewas...
Horor! Remaja Ini Tewas Diterkam Singa Bonbin setelah Terobos Kandang
Perang Bisa Pecah, Brasil...
Perang Bisa Pecah, Brasil Waspadai Pasukan AS di Lepas Pantai Venezuela
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Brasil 2026
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved