Salahkan China, Trump: Serangan COVID-19 Lebih Buruk dari Pearl Harbour

Kamis, 07 Mei 2020 - 13:55 WIB
loading...
Salahkan China, Trump:...
Presiden AS Donald Trump menyebut serangan COVID-19 lebih buruk dari Pearl Harbour. Foto/Business Insider
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggambarkan pandemi virus Corona sebagai "serangan terburuk" yang pernah terjadi di AS. Ia pun kembali menyalahkan China karena tidak bisa menghentikan penyebaran virus mematikan tersebut.

Trump mengatakan wabah COVID-19 telah menghantam AS lebih keras daripada pemboman Jepang di Pearl Harbor dalam Perang Dunia Kedua atau serangan 11 September pada dua dekade lalu.

"Kami mengalami serangan terburuk yang pernah kami alami di negara kami, ini adalah serangan terburuk yang pernah kami alami," kata Trump kepada wartawan di Kantor Oval Gedung Putih.

"Ini lebih buruk dari Pearl Harbor, ini lebih buruk daripada World Trade Center. Tidak pernah ada serangan seperti ini," imbuhnya.

"Dan itu seharusnya tidak pernah terjadi. Bisa saja dihentikan di sumbernya. Bisa dihentikan di China. Seharusnya dihentikan tepat di sumbernya. Dan ternyata tidak," tuturnya seperti dikutip dari BBC, Kamis (7/5/2020).

Saat ditanya oleh seorang wartawan apakah ia melihat pandemi sebagai perang yang sebenarnya, Trump menyatakan musuh AS adalah wabah penyakit dan bukan China.

"Saya melihat musuh (virus korona) sebagai perang," katanya.

"Aku tidak suka bagaimana sampai di sini, karena itu bisa dihentikan, tapi tidak, aku memandang musuh yang tak terlihat seperti perang," jelasnya.

Hubungan Washington dan Beijing semakin memanas setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memperbarui retorikanya terhadap China, menuduhnya menutup-nutupi wabah tersebut.

Pompeo melemparkan tuduhan yang sejauh ini tidak berdasar bahwa ada "bukti besar" virus Corona berasal dari laboratorium China, bahkan ketika ia mengakui masih ada ketidakpastian tentang asal-usul virus tersebut.

"Pernyataan itu benar," kata diplomat top Amerika kepada BBC. "Kami tidak memiliki kepastian dan ada bukti signifikan bahwa itu berasal dari laboratorium," imbuhnya.

Namun media pemerintah China menuduhnya berbohong. Beijing mengatakan AS ingin mengalihkan perhatian dari tanggapannya sendiri terhadap pandemi.

Salah satu pakar kesehatan masyarakat AS yang paling tepercaya mengatakan, bukti terbaik menunjukkan bahwa virus itu tidak dibuat di laboratorium.

Dr Anthony Fauci, anggota gugus tugas koronavirus Trump, mengatakan pada hari Senin bahwa penyakit itu tampaknya "berevolusi di alam dan kemudian melompat spesies". (Baca: Bantah Trump, Ahli Virus AS Sebut COVID-19 Bukan Buatan Lab China )

Sejak muncul di kota China Wuhan pada bulan Desember, coronavirus dipastikan telah menginfeksi 1,2 juta orang Amerika, menewaskan lebih dari 73.000.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Berita Terkini
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved