AS Butuh Rudal Nuklir Baru Biayanya Rp1.411 Triliun

Selasa, 20 Oktober 2020 - 09:06 WIB
loading...
A A A
Rusia ingin memperpanjang perjanjian New START, tetapi pemerintahan Trump telah menetapkan persyaratan yang tidak diterima oleh Moskow. (Baca juga: China Tempatkan Rudal Canggih Dekat Taiwan, Dikhawatirkan Persiapan Perang )

AS juga sedang membangun armada baru kapal selam rudal balistik untuk menggantikan kapal selam strategis kelas Ohio saat ini; pembom baru berkemampuan nuklir jarak jauh untuk menggantikan pesawat siluman B-2; rudal jelajah nuklir generasi baru yang diluncurkan dari udara; dan sistem komando dan komunikasi nuklir baru. Tak hanya itu, Amerika juga sedang mengerjakan hulu ledak yang diperbarui, termasuk penggantian hulu ledak ICBM dengan perkiraan USD14,8 miliar.

Program modernisasi nuklir diluncurkan oleh pemerintahan Barack Obama dan dilanjutkan oleh Presiden Donald Trump. Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat mengatakan bahwa jika terpilih pada pemilihan presiden November nanti dia akan mempertimbangkan untuk menemukan cara untuk mengurangi program tersebut.

Estimasi biaya Pentagon sebesar USD95,8 miliar untuk penggantian Minuteman pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg News. Pentagon memberikan perkiraan tersebut kepada Kongres bulan lalu tetapi, hingga Senin, menolak untuk merilisnya secara publik.

Bulan lalu Angkatan Udara memberi Northrop Grumman kontrak USD13,3 miliar untuk rekayasa dan pengembangan pembuatan rudal baru. Total biaya "siklus hidup", termasuk pengoperasian dan pemeliharaan rudal selama masa pakai yang diharapkan hingga tahun 2070-an, ditetapkan sebesar USD263,9 miliar.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Terungkap! Israel Sudah...
Terungkap! Israel Sudah Siapkan Perang Berhari-hari Lawan Iran, Panggil Tentara Cadangan
Rekomendasi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved