Jejak Digital Ungkap Pemenggal Guru Prancis Menentang Arab Saudi
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Dengan menggunakan Wayback Machine, alat digital yang mengarsipkan cuplikan dari internet, Al Arabiya English dapat memverifikasi awal thread menggunakan tweet dari tanggapan pengguna lain ke Anzorov, tetapi tidak thread lengkapnya.
“Di antara orang murtad yang dilakukan oleh pemerintah Saudi adalah partisipasinya dalam pendirian berhala yang disembah di luar Allah. Di antara berhala ini, ada: PBB, Unesco, WTO, Dewan Negara-negara Teluk, Liga Dunia Arab," bunyi salah satu tweet dari akun @tchetchene_270.
“Aliansi dengan orang-orang kafir: pengabaian jihad dan aliansi dengan tentara salib kafir melawan Taliban dan melawan Irak, kehadiran pangkalan Amerika di Arab, pesawat tempur mereka membombardir umat Islam serta pengiriman hadiah dan makanan kepada tentara Salib belum lagi minyak yang mereka jual kepada orang-orang kafir ini, aliansi Abdalla tahun 2003 dengan Putin menjanjikan bantuan melawan bandit Chechnya ini, inilah cara dia memperlakukan mujahidin kami dan melarang semua bantuan dan doa di kerajaan untuk Chechnya kami kakak beradik. Setidaknya yang bisa dikatakan tentang keadaan ini adalah bahwa itu adalah pengkhianat dan munafik terhadap Islam," bunyi tiga tweet yang di-posting oleh Anzorov sebagai bagian dari thread-nya.
Menggunakan pencarian lanjutan Twitter dari tweet yang dikirim oleh akun yang diduga digunakan oleh Anzorov pada 13 September, beberapa pengguna twitter menanggapi thread-nya soal Arab Saudi juga. (Baca: Pemenggal Guru karena Kartun Nabi Muhammad Merupakan Kelahiran Chechnya )
“Takutlah (pada) Allah dan pelajari apa yang Allah firmankan dan Nabi SAW lakukan dan katakan,” tulis pengguna Twitter Mehdi Issa menggunakan nama akun @FRAPPAZ69.
Tangkapan layar akun Anzorov yang diambil oleh akun "JihadiThreatMonitor" menunjukkan bahwa akun@tchetchene_270 dibuat pada bulan Juni dan memiliki 129 pengikut dan mengikuti 40 akun.
“Di antara orang murtad yang dilakukan oleh pemerintah Saudi adalah partisipasinya dalam pendirian berhala yang disembah di luar Allah. Di antara berhala ini, ada: PBB, Unesco, WTO, Dewan Negara-negara Teluk, Liga Dunia Arab," bunyi salah satu tweet dari akun @tchetchene_270.
“Aliansi dengan orang-orang kafir: pengabaian jihad dan aliansi dengan tentara salib kafir melawan Taliban dan melawan Irak, kehadiran pangkalan Amerika di Arab, pesawat tempur mereka membombardir umat Islam serta pengiriman hadiah dan makanan kepada tentara Salib belum lagi minyak yang mereka jual kepada orang-orang kafir ini, aliansi Abdalla tahun 2003 dengan Putin menjanjikan bantuan melawan bandit Chechnya ini, inilah cara dia memperlakukan mujahidin kami dan melarang semua bantuan dan doa di kerajaan untuk Chechnya kami kakak beradik. Setidaknya yang bisa dikatakan tentang keadaan ini adalah bahwa itu adalah pengkhianat dan munafik terhadap Islam," bunyi tiga tweet yang di-posting oleh Anzorov sebagai bagian dari thread-nya.
Menggunakan pencarian lanjutan Twitter dari tweet yang dikirim oleh akun yang diduga digunakan oleh Anzorov pada 13 September, beberapa pengguna twitter menanggapi thread-nya soal Arab Saudi juga. (Baca: Pemenggal Guru karena Kartun Nabi Muhammad Merupakan Kelahiran Chechnya )
“Takutlah (pada) Allah dan pelajari apa yang Allah firmankan dan Nabi SAW lakukan dan katakan,” tulis pengguna Twitter Mehdi Issa menggunakan nama akun @FRAPPAZ69.
Tangkapan layar akun Anzorov yang diambil oleh akun "JihadiThreatMonitor" menunjukkan bahwa akun@tchetchene_270 dibuat pada bulan Juni dan memiliki 129 pengikut dan mengikuti 40 akun.
Lihat Juga :