Jejak Digital Ungkap Pemenggal Guru Prancis Menentang Arab Saudi

Senin, 19 Oktober 2020 - 14:14 WIB
loading...
A A A
Beberapa waktu setelah 13 September dan sebelum 16 Oktober, Anzorov menghapus thread-nya soal Arab Saudi. Tweet terakhir yang diketahui Anzorov kirim adalah foto kepala Paty dengan pesan bertuliskan: "Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, Maha Penyayang. Dari Abdullah, Hamba Allah, Untuk Macron, pemimpin orang-orang kafir, saya mengeksekusi salah satu anjing neraka Anda yang berani meremehkan (Nabi) Muhammad, tenangkan rekan-rekannya sebelum Anda dijatuhkan hukuman yang keras."

Guru yang dipenggal sejatinya juga telah menjadi sasaran ancaman online karena telah menunjukkan kepada siswanya kartun Nabi Muhammad di kelas. Ribuan orang berkumpul di Paris untuk memberi penghormatan setelah kematiannya. (Baca juga: Arab Saudi Kutuk Pemenggalan Kepala Guru Prancis )

Arab Saudi adalah salah satu negara pertama yang mengutuk serangan pada hari Jumat tersebut, di mana Kementerian Luar Negeri Kerajaan men-tweet bahwa mereka mengutuk dan mencela serangan penikaman teroris yang terjadi di pinggiran Ibu Kota Prancis, Paris yang merenggut nyawa seorang warga negara Prancis.

Liga Dunia Muslim (MWL) yang berbasis di Makkah juga mengutuk serangan itu, menyebutnya sebagai "insiden teroris."

“Dr Al-Issa (pemimpinn MWL) menegaskan bahwa praktik kekerasan dan terorisme dikriminalisasi dalam semua hukum ketuhanan dan diklasifikasikan dalam tingkat tertinggi pelecehan kriminal, menyerukan untuk mengintensifkan upaya untuk memberantas terorisme dan mengalahkan ideologi intelektual ekstremis yang memotivasi kejahatan ini," bunyi pernyataan MWL diterbitkan melalui Saudi Press Agency.

Juru bicara kedutaan Rusia di Paris Sergei Parinov mengatakan Anzorov dan keluarganya tiba di Prancis ketika Anzorov berusia enam tahun dan meminta suaka. Anzorov diberi izin dan tidak memiliki kontak dengan kedutaan Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Berita Terkini
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved