Iran: Embargo Senjata Dicabut, Kami Bisa Beli Senjata Lagi

Minggu, 18 Oktober 2020 - 12:19 WIB
loading...
Iran: Embargo Senjata...
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, setelah bertahun-tahun akhirnya embargo senjata terhadap Iran resmi dicabut hari ini. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, setelah bertahun-tahun akhirnya embargo senjata terhadap Iran resmi dicabut hari ini, Minggu (18/10). Dengan dicabutnya embargo senjata ini, Iran bisa membeli senjata dari negara lain.

"Mulai hari ini, semua pembatasan atas transfer senjata, aktivitas terkait dan layanan keuangan ke dan dari Iran," kata Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik. ( Baca juga: Embargo Berakhir, Iran Siap Jual Beli Senjata dengan 'Banyak Teman' )

"Semua larangan terkait masuk atau transit melalui wilayah Negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sebelumnya diberlakukan di sejumlah negara Iran. warga negara dan pejabat militer, semuanya otomatis diberhentikan," sambungnya.

Menurut Kementerian Luar Negeri Iran, tidak ada tindakan khusus yang diperlukan dari pihak mereka karena embargo dicabut secara otomatis jika tidak ada perpanjangan atau tindakan tambahan yang diambil oleh Dewan Keamanan (DK) PBB.

Teheran mengatakan, ini memberi otoritas kebebasan memerintah untuk melakukan kebijakan pertahanan baru hanya berdasarkan keputusannya sendiri. ( Lihat grafis: Iran Siap Jual-Beli Senjata Seusai Masa Embargo Berakhir )

“Oleh karena itu, mulai hari ini, Iran dapat memperoleh senjata dan peralatan yang diperlukan dari sumber mana pun tanpa batasan hukum dan hanya berdasarkan kebutuhan pertahanannya, dan juga dapat mengekspor persenjataan pertahanan berdasarkan kebijakannya sendiri," ujarnya.

Pencabutan embargo senjata terhadap Iran sendiri adalah bagian dari kesepakatan nuklir 2015 dengan negara kekuatan dunia. Amerika Serikat (AS), sebelumnya sempat berusaha memperpanjang embargo senjata ini, namun upaya mereka menemui penolakan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved