Rudal Ditembakkan di Lokasi Turki Tes Sistem Pertahanan S-400

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 20:49 WIB
loading...
Rudal Ditembakkan di...
Sistem pertahanan S-400. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Satu rudal ditembakkan ke langit pantai Laut Hitam, Turki , pada Jumat (16/10). Lokasi itu diperkirakan menjadi tempat militer Turki melakukan tes sistem pertahanan S-400 buatan Rusia.

Video yang diambil di kota pantai Sinop menunjukkan jejak asap naik tinggi ke langit biru. Dalam beberapa hari terakhir Turki telah mengeluarkan peringatan pembatasan ruang udara dan perairan di lepas pantai wilayah itu untuk memungkinkan tes penembakan.

Tes S-400 itu jika benar dapat memicu ketegangan antara Turki dan Amerika Serikat (AS) yang sangat menentang Ankara membeli senjata dari Moskow dengan alasan mereka memiliki sistem pertahanan NATO yang sama.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Turki menyatakan pihaknya tidak akan menyangkal atau mengonfirmasi tes rudal itu. (Baca Juga: Erdogan Sebut Kelompok Minks Sengaja Tunda Pembicaraan Nagorno-Karabakh)

Washington bereaksi tahun lalu dengan menghentikan Turki dari program jet tempur F-35 dan mengancam menerapkan berbagai sanksi. (Lihat Infografis: Lepas Pantai Indonesia Akan Dijaga Oleh Senjata Canggih Turki)

“Penilaian awal terhadap warna, intensitas, sudut dan rute asap di video itu mirip dengan rudal S-400,” tutur pengamat pertahanan Turan Oguz. (Lihat Video: Mantan Wapres Hamzah Haz Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto)

“Sudut kolom asap itu menunjukkan target tidak harus terlalu tinggi,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Perang Lagi! AS Gempur...
Perang Lagi! AS Gempur 80 Target Iran, Dibalas Serangan 85 Lokasi Pangkalan Militer Timur Tengah
Rekomendasi
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Soroti Laga Argentina...
Soroti Laga Argentina vs Mesir, Zohran Mamdani: The Pharaohs Dirampok
Berita Terkini
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved