Rusia: Embargo Senjata Terhadap Iran Tidak Terkait Kesepakatan Nuklir

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 11:07 WIB
loading...
Rusia: Embargo Senjata...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova sebut embargo senjata ke Iran tidak terkait dengan penyelesaian situasi di sekitar program nuklir Iran. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Embargo senjata ke Iran tidak terkait dengan penyelesaian situasi di sekitar program nuklir Iran , yang telah disadari oleh semua pihak dalam pembicaraan sejak awal. Hal itu diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia , Maria Zakharova.

"Seperti diketahui, Dewan Keamanan PBB tidak memberlakukan embargo senjata terhadap Iran pada 2015. Teheran secara sukarela melakukan sejumlah pembatasan. Itu dilakukan untuk kepentingan hasil pembicaraan yang paling cepat berhasil tentang Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) untuk menyelesaikan situasi di sekitar program nuklir Iran," kata Zakharova dalam sebuah pernyataan.

"Semua pihak tahu sejak awal bahwa pembatasan ini tidak ada hubungannya dengan penyelesaian situasi di sekitar program nuklir Iran. Apalagi, jangka waktu ketentuan terkait sudah habis," sambungnya.

Zakharova, seperti dilansir Tass pada Jumat (16/10/2020), kemudian menekankan bahwa Iran adalah mitra terpercaya Rusia di banyak bidang kerja sama, termasuk militer. ( Baca juga: Embargo Berakhir, Iran Siap Jual Beli Senjata dengan 'Banyak Teman' )

Kami yakin bahwa segala kemungkinan yang berasal dari berakhirnya ketentuan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 yang terkait dengan kerja sama teknis militer dengan Iran akan benar-benar diperhitungkan dan digunakan atas dasar saling menguntungkan dan untuk kepentingan negara. orang-orang di dua negara bagian kami," ujarnya.

Embargo senjata terhadap Iran sendiri akan berakhir pada tanggal 18 Oktober atau pada akhir pekan ini. Mulai pekan depan, Iran sudah bisa kembali membeli senjata dari negara lain, atau menjual senjata ke negara lain. Rusia dan China adalah beberapa negara yang telah menyatakan kesiapan untuk menjual senjata ke Iran.

Amerika Serikat (AS) telah berusaha untuk memperpanjang embargo senjata tersebut. Namun, usaha mereka, yang dilakukan melalui Dewan Keamanan (DK) PBB selalu menemui jalan buntu, karena tidak mendapat cukung dukungan. ( Baca juga: Habib Rizieq Mau Pulang, Pengamat: Khomeini Pimpin Revolusi Iran dari Prancis )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Kehebatan Rudal Sijjil,...
Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved