Perang Armenia-Azerbaijan Meningkat, Relawan Nagorno-Karabakh Dibekali Senjata

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 06:09 WIB
loading...
Perang Armenia-Azerbaijan...
Nagorno Karabakh membekali para relawan dengan senjata Kalashnikov. Foto/AP
A A A
MARTUNI - Saat pertempuran antara pasukan Armenia dan Azerbaijan berkecamuk di wilayah separatis Nagorno-Karabakh , penduduknya bergabung dengan pasukan sukarelawan guna mempertahankan kota mereka.

Sebuah keluarga di Nagorno Karabakah dan tetangganya menerima senapan Kalashnikov mereka untuk membantu melindungi Martuni, sebuah kota yang dekat dengan garis depan di bagian timur wilayah itu.

“Saya dipanggil ke kantor perekrutan untuk memberi saya senjata agar saya bisa mempertahankan tanah saya. Saya selalu siap berjuang demi kesejahteraan anak-anak saya," kata Valery Ovanisyan, warga Martuni berusia 64 tahun, seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (16/10/2020).

Kerabatnya yang berusia 41 tahun, Edik, yang memiliki toko, mengaku tidak pernah memasukkan senjata sebelumnya.

"Saya melakukan omong kosong ini untuk pertama kalinya dalam hidup saya," katanya sambil memasukkan kartrid ke magazine.

Mendengarnya, Karen Musaelyan, dengan cepat menjawab: "Ini bukan omong kosong! Ini roti kami!"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Ali Ungkap Kondisi Mencekam...
Ali Ungkap Kondisi Mencekam di Teheran sebelum Dievakuasi ke Indonesia via Azerbaijan
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Berita Terkini
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved