Gelombang Kedua Covid Terjang Eropa, Prancis Terapkan Jam Malam
Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Warga harus memiliki alasan kuat untuk berada di luar rumah saat jam malam. Macron mengakui jam malam adalah hal berat yang bagi warga.
Perjalanan penting akan diizinkan dan siapa saja yang melanggar aturan jam malam akan didenda 135 euro. Sekolah-sekolah akan tetap buka dan warga dapat melakukan perjalanan antar wilayah saat siang hari.
Selain Prancis, Jerman telah mengumumkan bahwa bar dan restoran di wilayah risiko tertinggi harus tutup lebih awal. (Baca Juga: Vaksin untuk Orang Tua, Mungkinkah?)
Kanselir Jerman Angela Merkel mengumumkan pembatasan ketat pada Rabu (14/10) saat negara itu mencatat lebih dari 5.000 infeksi baru untuk pertama kali sejak April. (Lihat Infografis: Senapan Runduk Masa Depan Rusia, Havoc Berjangkauan 7 Kilometer)
Pada Kamis (15/10), jumlah itu bertambah lagi dengan 6.638 kasus baru tercatat, data harian tertinggi sejak awal pandemi. (Lihat Video: 160 Juta Warga Jadi Prioritas Penerimaan Vaksin Covid-19)
Perjalanan penting akan diizinkan dan siapa saja yang melanggar aturan jam malam akan didenda 135 euro. Sekolah-sekolah akan tetap buka dan warga dapat melakukan perjalanan antar wilayah saat siang hari.
Selain Prancis, Jerman telah mengumumkan bahwa bar dan restoran di wilayah risiko tertinggi harus tutup lebih awal. (Baca Juga: Vaksin untuk Orang Tua, Mungkinkah?)
Kanselir Jerman Angela Merkel mengumumkan pembatasan ketat pada Rabu (14/10) saat negara itu mencatat lebih dari 5.000 infeksi baru untuk pertama kali sejak April. (Lihat Infografis: Senapan Runduk Masa Depan Rusia, Havoc Berjangkauan 7 Kilometer)
Pada Kamis (15/10), jumlah itu bertambah lagi dengan 6.638 kasus baru tercatat, data harian tertinggi sejak awal pandemi. (Lihat Video: 160 Juta Warga Jadi Prioritas Penerimaan Vaksin Covid-19)
Lihat Juga :