Armenia Sebut Rusia Tokoh Kunci Proses Perdamaian dengan Azerbaijan

Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:16 WIB
loading...
Armenia Sebut Rusia...
Presiden Armenia, Armen Sarkiskyan meyakini bahwa Rusia adalah satu-satunya negara yang bisa menghentikan konflik antara Yerevan dan Baku di Nagorno-Karabakh. Foto/REUTERS
A A A
YEREVAN - Presiden Armenia , Armen Sarkiskyan meyakini bahwa Rusia adalah satu-satunya negara yang tidak hanya dapat menengahi penyelesaian Nagorno-Karabakh, tetapi juga membantu penghentian permusuhan di antara pihak-pihak yang bertikai. Sarkiskyan mengatakan, salah satunya alasannya, Moskow memiliki hubungan baik dan pengaruh kuat dengan kedua sisi.

"Gencatan senjata adalah urusan yang rumit. Dalam hal ini, kita semua harus berterima kasih kepada pihak Rusia," kata Sarkisyan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Rabu (14/10/2020).

"Rusia memiliki hubungan baik dengan Armenia, hubungan dekat dengan Azerbaijan, jadi Rusia adalah negara yang tidak hanya dapat bertindak sebagai mediator dalam negosiasi, tetapi mungkin satu-satunya yang dapat bertindak sebagai mediator untuk menghentikan aksi militer di garis depan dan di belakangnya," sambungnya.

Dia juga mencatat kontribusi Presiden Prancis, Emmanuel Macron untuk pemukiman Nagorno-Karabakh, tetapi menggarisbawahi bahwa upaya Eropa tidak cukup dalam penyelesaian konflik di wilayah tersebut. ( Baca juga: Armenia: Hanya Perubahan Sikap Turki Bisa Atasi Krisis Nagorno-Karabakh )

Sementara itu, sebelumnya Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan yakin hanya perubahan sikap Turki yang dapat memastikan Azerbaijan menghentikan aksi militer di Nagorno-Karabakh. Namun, sejauh ini Pashinyan tidak memberi indikasi bahwa dia melihat ada perubahan sikap Turki.

Pashinyan, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, menuduh Turki menyabotase gencatan senjata dan memperluas pengaruh ke Kaukasus Selatan untuk melanjutkan ambisi ekspansionis.“Saya yakin bahwa sepanjang posisi Turki tetap tak berubah, Azerbaijan tidak akan berhenti bertempur,” ujar Pashinyan. ( Baca juga: Perangi Corona, Tim Medis Rusia Disuntik Vaksin Sputnik-V )

Seperti diketahui, sejak konflik pecah pada 27 September, Turki mendukung Azerbaijan dan menyatakan pasukan Armenia harus meninggalkan wilayah itu. Nagorno-Karabakh secara internasional diakui bagian dari Azerbaijan tapi dipimpin dan dihuni etnis Armenia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved