Penempatan Etnis Rohingnya di Pulau Kecil Ancam Proses Repatriasi

Selasa, 13 Oktober 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Pulau terpencil Bangladesh terletak di Teluk Benggala sekitar 50 kilometer di lepas pantai barat daya. Mengutip ancaman pandemi Covid-19, Bangladesh memindahkan 306 pengungsi Rohingya ke pulau itu pada Mei silam karena mereka telah terdampar di laut selama berbulan-bulan setelah gagal bermigrasi ke negara ketiga.

Pulau ini hanya dapat diakses dengan perahu, dan tetap terisolasi total selama cuaca buruk. Di antara 40 kelompok Rohingya yang mengunjungi pulau beberapa waktu lalu, dalam tur diatur oleh pemerintah Bangladesh, Hamid mengatakan bahwa hanya sedikit orang yang telah tinggal di sana dan akan sulit bagi mereka untuk keluar dari pulau, jika akhirnya mereka menetap di sana.

"Pemerintah Myanmar juga akan salah menafsirkan pemukiman kembali ini sebagai perpanjangan proses negosiasi yang sedang berlangsung untuk kepulangan kami ke tanah air Arakan (sekarang Rakhine) karena mereka masih menyebut kami sebagai orang Bengali ilegal,” kata Hamid.

Juru bicara Badan Pengungsi PBB (UNHCR) di Bangladesh, Mostafa Mohammad Sazzad Hossain, mengatakan bahwa penilaian teknis dan perlindungan yang komprehensif untuk mengevaluasi keselamatan dan keberlanjutan kehidupan di Bhasan Char sangat penting sebelum relokasi ke pulau tersebut dilakukan dan setiap relokasi harus dilakukan secara sukarela.

(Baca: Tentara Myanmar Akui Pembunuhan Massal dan Pemerkosaan pada Rohingya )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved