WHO: Hentikan Lockdown, Itu Tidak Bantu Perang Lawan Covid-19

Senin, 12 Oktober 2020 - 09:08 WIB
loading...
WHO: Hentikan Lockdown,...
Utusan Khusus WHO, David Nabarro mengatakan, perang melawan Covid-19 tidak akan dimenangkan dengan aturan yang lebih keras yang berupaya untuk mengontrol perilaku orang. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Utusan Khusus Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) , David Nabarro menyerukan kepada dunia untuk segera mencabut penguncian wilayah atau lockdown. Dia mengatakan, perang melawan Covid-19 tidak akan dimenangkan dengan aturan yang lebih keras yang berupaya untuk mengontrol perilaku orang.

Nabarro telah memperingatkan pemerintah di seluruh dunia agar tidak memberlakukan aturan yang lebih ketat, dengan alasan orang harus mendukung pembatasan yang diperlukan untuk memperlambat penyebaran virus tersebut.

“Perang ini dan menurut saya masuk akal untuk menyebutnya sebagai perang, melawan virus ini, yang akan berlangsung di masa mendatang, tidak akan dimenangkan dengan membuat aturan yang lebih ketat dan lebih keras yang mencoba untuk mengontrol perilaku orang," ucapnya. ( Baca juga: WHO Sebut Vaksin COVID-19 Siap Akhir Tahun Ini )

"Satu-satunya cara agar kita dapat keluar dari situasi ini adalah jika kita semua dapat melakukan hal yang benar di tempat yang tepat pada waktu yang tepat karena kita memilih untuk melakukannya," ucapnya, sambungnya, express pada Senin (12/10/2020).

Dia berharap tidak lagi melihat lebih banyak orang berakhir di rumah sakit dan mati bagi semua untuk mendapatkan intinya. "Bahwa kita semua, kita semua, harus teliti tentang jarak fisik, memakai masker, menjaga kebersihan, mengisolasi saat kita sakit dan melindungi mereka yang paling rentan," ungkapnya.

Dia lalu mengatakan bahwa penguncian akan membuat orang lebih miskin. “Saya ingin mengatakannya lagi bahwa kami di WHO tidak menganjurkan penguncian sebagai cara utama untuk mengendalikan virus ini,” katanya.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Utusan Khusus Sekertaris Jenderal PBB itu mengatakan mungkin tingkat kemiskinan akan meningkat dua kali pada tahun depan dan menyebut efek dari penguncian benar-benar menghancurkan industri pariwisata di seluruh dunia. ( Baca juga: WHO: Satu dari 10 Orang Mungkin Terkena Covid, Dunia Masuk Masa Sulit )

"Sebenarnya ini adalah bencana global yang mengerikan. Jadi, kami benar-benar mengimbau semua pemimpin dunia, berhenti menggunakan penguncian sebagai metode kontrol utama Anda. Kembangkan sistem yang lebih baik untuk melakukannya. Bekerja sama dan belajar dari satu sama lain, tapi ingat, penguncian hanya memiliki satu konsekuensi yang tidak boleh Anda remehkan dan itu membuat orang miskin menjadi jauh lebih miskin," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved