Wabah Corona Mereda, Siswa di Wuhan Kembali Bersekolah

Rabu, 06 Mei 2020 - 15:48 WIB
loading...
Wabah Corona Mereda,...
Para siswa di Wuhan, China, kembali ke sekolah setelah wabah virus Corona mereda. Foto/Daily Nation
A A A
BEIJING - Para siswa di episentrum virus Corona, Wuhan, kembali bersekolah seiring meredanya pandemi. Mengenakan masker, mereka berjalan satu per satu melewati pemindai panas.

Siswa sekolah menengah di 121 insititusi kembali ke kelas untuk pertama kalinya sejak kota mereka ditutup pada Januari lalu.

"Sekolah akhirnya dibuka kembali!" bunyi postingan seorang pengguna Weibo, platform pesan singkat seperti Twitter di China.

"Ini adalah pertama kalinya aku sangat senang kembali ke sekolah, meskipun aku harus mengikuti ujian bulanan pada tanggal 8," imbuhnya seperti dikutip dari AFP, Rabu (6/5/2020).

Para remaja duduk di meja masing-masing terpisah satu meter, memperhatikan guru mereka setelah berbulan-bulan belajar jarak jauh.

Kembali ke sekolah pada hari Rabu ini adalah langkah terbaru dalam normalisasi kehidupan secara bertahap di Wuhan dan sekitar provinsi Hubei, di mana virus Corona diyakini telah muncul akhir tahun lalu sebelum menyebar ke seluruh dunia.

Hanya siswa tingkat akhir di provinsi yang akan mengikuti ujian masuk universitas masuk.

Meski begitu, belum diketahui kapan siswa sekolah menengah pertama akan kembali sekolah.

Para pejabat di Wuhan mengatakan semua siswa dan staf harus menjalani tes virus sebelum kembali ke sekolah, dan kampus-kampus telah didesinfeksi dan dibersihkan.

Dalam persiapan untuk pembukaan kembali, menurut media setempat, beberapa sekolah mengatur meja mereka dan mengatur ukuran kelas menjadi lebih kecil.

Pemindai termal menyambut semua orang yang berjalan melewati gerbang sekolah, dan siapa pun dengan suhu tinggi tidak diizinkan masuk.

Media yang dikelola pemerintah China, China Daily, melaporkan beberapa tempat mengatur waktu kedatangan bagi para guru dan siswa.

Di tempat lain di Cina, sekolah-sekolah yang telah ditutup atau melakukan belajar online sejak Januari mulai dibuka kembali secara bertahap bulan lalu, dengan Beijing dan Shanghai membiarkan beberapa siswa telah kembali bersekolah pada minggu lalu.

Kota-kota besar di China berangsur-angsur kembali normal setelah memberlakukan pembatasan perjalanan yang ketat dan menutup sebagian besar perekonomian untuk mengendalikan penyebaran virus Corona.

Dalam beberapa bulan terakhir infeksi virus COVID-19 di China telah berkurang, dan tidak ada kasus baru yang dilaporkan di provinsi Hubei selama lebih dari sebulan terakhir.

Selama liburan lima hari pada awal bulan, ada 115 juta perjalanan domestik, dengan banyak lokasi wisata dibuka kembali walaupun dengan kehadiran terbatas.

Sementara itu pihak Disneyland Shanghai akan dibuka kembali minggu depan, dengan langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan termasuk pemeriksaan suhu dan jarak sosial.

Namun, orang asing masih dilarang memasuki negara itu karena China berupaya menahan infeksi yang ditularkan dari luar negeri. Sementara warga negara China yang kembali ke rumah harus menjalani karantina selama 14 hari.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Berita Terkini
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved