Infeksi Ulang Covid-19 Ciptakan Kekhawatiran Mengenai Imunitas

Minggu, 11 Oktober 2020 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Ahli virologi Belgia, Marc Van Ranst mengatakan, kasus di Belgia adalah seorang wanita yang tertular Covid-19 untuk pertama kalinya pada Maret dan kemudian dengan Covid-19 jenis lain pada Juni. "Kasus infeksi ulang lebih lanjut kemungkinan akan muncul ke permukaan," katanya.

Van Ranst mengatakan bahwa wanita berusia 50-an memiliki sangat sedikit antibodi setelah infeksi pertama, meskipun mereka mungkin membatasi penyakitnya. "Kasus infeksi ulang mungkin pengecualian terbatas, meskipun terlalu dini untuk diceritakan dan banyak kemungkinan akan muncul dalam beberapa minggu mendatang," ujarnya.

"Covid-19 tampak lebih stabil daripada virus influenza, tetapi sedang berubah. Virus bermutasi dan itu berarti vaksin potensial tidak akan menjadi vaksin yang akan bertahan selamanya, selama 10 tahun, bahkan mungkin tidak lima tahun. Sama seperti flu, ini harus dirancang ulang secara teratur," ungkapnya, seperti dilansir Japan Today.

Ahli yang duduk di beberapa komite Covid-19 Belgia itu mengatakan, perancang vaksin tidak akan terkejut dengan hal ini. "Kami ingin virus itu lebih stabil daripada yang sebenarnya, tetapi Anda tidak dapat memaksa alam," ujarnya.

(Baca: 5 Fakta yang Perlu Diketahui tentang Imunitas Tubuh )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved