Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:48 WIB
loading...
A A A
Kotey dan Elsheikh mengawasi fasilitas penahanan untuk sandera dan diduga mengkoordinasikan negosiasi tebusan yang dilakukan melalui email, menurut otoritas AS.

Otoritas AS mengatakan pasangan itu juga terlibat dalam pola kekerasan fisik dan psikologis yang berkepanjangan terhadap para sandera.

"Sel itu terkenal, bahkan di dalam ISIS, karena metode mereka yang kejam dan kasar," kata Anne Speckhard dan Ardian Shajkovci dari Pusat Internasional untuk Studi Ekstremisme Kekerasan di Washington dalam sebuah laporan.

"Tampaknya tidak ada batasan untuk metode sadis mereka, termasuk penyaliban, waterboarding, dan menyiksa sandera mereka dengan eksekusi pura-pura," sambung laporan itu.

Inggris telah mencabut kewarganegaraan mereka, tetapi pemindahan mereka ke AS dimungkinkan hanya setelah otoritas AS meyakinkan London bahwa mereka tidak akan mengupayakan hukuman mati.

Inggris menyerahkan bukti terhadap pasangan tersebut kepada otoritas AS bulan lalu setelah menerima jaminan tersebut.(Baca juga: Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS )

Kedua mantan warga negara Inggris itu telah ditahan pasukan AS di Irak sejak Oktober 2019 setelah ditangkap pada Januari 2018 oleh pasukan Kurdi Suriah.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Trump Marah Besar, Sebut...
Trump Marah Besar, Sebut Netanyahu ‘Gila' Usai Iran Hentikan Negosiasi
Trump Blak-blakan kepada...
Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!
Rekomendasi
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved