Kisah Taryat Suratman, Pengusaha Pertama RI yang Buka Pabrik di Ethiopia
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Taryat mengatakan dia datang ke Ethippia tahun 2002."Sudah ada bagunan untuk pabrik, kemudian meng-install mesin dan produksi. Pabrik joint Indonesia dan Ethiopia berdiri," ujarnya.
Pengusaha ini becerita tentang kondisi Ethiopia saat itu."Kala itu jalanan kecil, sempit, tapi tidak macet. Kendaraan sedikit. Keledai jadi alat transportasi, bahkan mendominasi jalan, menjadi andalan transportasi produk kita. Tak ada rotan akar pun jadi," paparnya.
Dubes Basnur mengonfirmasi soal Taryat yang dijuluki "orang gila" Indonesia yang masuk ke Ethiopia.
"Awalnya saya menolak ditugaskan di Ethiopia. Lalu bos kita meyakinkan, coba dulu ke sana. Waktu itu produksi dan tantangan berat," katanya menceritakan awal julukan "orang gila" itu muncul.
Perusahaan yang dirintas Taryat berkembang pesat, karena saat itu belum perusahaan lain yang jadi pesaing.
Pengusaha ini becerita tentang kondisi Ethiopia saat itu."Kala itu jalanan kecil, sempit, tapi tidak macet. Kendaraan sedikit. Keledai jadi alat transportasi, bahkan mendominasi jalan, menjadi andalan transportasi produk kita. Tak ada rotan akar pun jadi," paparnya.
Dubes Basnur mengonfirmasi soal Taryat yang dijuluki "orang gila" Indonesia yang masuk ke Ethiopia.
"Awalnya saya menolak ditugaskan di Ethiopia. Lalu bos kita meyakinkan, coba dulu ke sana. Waktu itu produksi dan tantangan berat," katanya menceritakan awal julukan "orang gila" itu muncul.
Perusahaan yang dirintas Taryat berkembang pesat, karena saat itu belum perusahaan lain yang jadi pesaing.
(min)
Lihat Juga :