AS Ungkap 80 Lokasi Milisi Syiah yang Hendak Diserang di Irak

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 01:02 WIB
loading...
AS Ungkap 80 Lokasi...
Milisi syiah Irak pada 19 November 2016. Foto/ZamanAlwslEng?/Twitter
A A A
BAGHDAD - Amerika Serikat (AS) mengumpulkan daftar 80 lokasi terkait milisi yang didukung Iran di Irak dan memberikannya pada pemerintah Irak.

AS menginformasikan pada pemerintah Irak bahwa mereka akan menargetkan lokasi itu dan menutup Kedutaan Besar (Kedubes) AS jika milisi itu tidak dibatasi.

Rincian itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Mike Pompeo saat pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Irak Barham Salih pada 20 September. Milisi yang akan diserang itu termasuk Organisasi Badr, Asaib Ahl Al-Haq dan Kataib Hezbollah.

Seorang politisi senior Syiah secara anonim menjelaskan pada Middle East Eye bahwa, “Pesan Amerika jeas. Jika Anda tidak bereaksi, kami akan lakukan.”

Menurut dia, tindakan AS itu berarti perang terbuka. “Dan Amerika keluar dari Baghdad berarti perang ini akan terjadi segera,” ujar dia. (Baca Juga: Partai Demokrat Usulkan Pembentukan Panel Periksa Kesehatan Trump)

Kekhawatiran pemerintah Irak adalah Kedubes AS tutup karena ekonomi runtuh, meningkatnya kembali pertikaian sektarian, runtuhnya pemerintahan dan penarikan misi diplomatik lain dari negara itu. (Baca Infografis: Kursi Dekat Jendela Pesawat Berisiko Tinggi Tertular Covid-19)

“Semua tanda mengindikasikan bahwa kita menuju pada badai sempurna. Penarikan Amerika berarti ekonomi runtuh dalam dua pekan, diikuti keruntuhan politik dalam dua atau tiga bulan, lalu keruntuhan keamanan dan jatuhnya pemerintahan,” papar seorang politisi senior Irak. (Lihat Video: Preman Pengancam PNS Menggunakan Ular Diciduk Polisi)

Setelah pertemuan darurat antara Salih dan Perdana Menteri (PM) Mustafa Al-Kadhimi dan pejabat pemerintahan lainnya, diputuskan untuk mengirim Menteri Luar Negeri (Menlu) Fuad Hussein ke Iran pada 26 September untuk meminta Teheran mengendalikan berbagai kelompok milisi yang didukungnya.

Meski demikian, kepala blok politik Syiah mengklaim bahwa permintaan Iran adalah 40 hari gencatan senjata dan tak ada yang lain. “Iran menegaskan mereka tidak mendukung setiap serangan menargetkan misi diplomatik dan pemerintah Irak harus mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah serangan semacam itu,” tutur dia.

Menurut seorang komandan milisi, mereka tidak menerima pesan apapun dari Iran tentang isu ini. “Iran tidak akan campur tangan pada hal ini. Atau mereka akan mengontrol semua faksi bersenjata. Kami akan mendengar dari mereka, tapi itu tidak berarti kami melakukan semua yang mereka katakan,” ujar dia.

Dia mengklaim misi diplomatik tidak jadi target kecuali untuk AS karena melakukan aktivitas keamanan dan intelijen.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved