Debat Cawapres AS: Harris dan Pence Saling Serang soal Penanganan Covid-19

Kamis, 08 Oktober 2020 - 11:47 WIB
loading...
Debat Cawapres AS: Harris...
Cawapres Partai Demokrat Kamala Harris (kanan) dan rivalnya dari Partai Republik Mike Pence. Foto/Morry Gash/Pool via REUTERS
A A A
WASHINGTON - Calon wakil presiden ( cawapres ) Partai Demokrat Kamala Harris menyerang rivalnya dari Partai Reblik Mike Pence yang menurutnya pemerintah Donald Trump gagal menangani pandemi Covid-19. Pence membalas dengan menyebut Harris dan pasangannya capres Joe Biden hanya akan melakukan plagiat atas apa yang telah dikerjakan pemerintah Trump.

Serangan verbal kedua kubu ini terjadi dalam debat perdana cawapres Amerika Serikat (AS) antara Harris dan Pence, Rabu waktu Amerika atau Kamis (8/10/2020) WIB. (Baca: Debat Capres AS Memanas, Biden Sebut Trump Badut, Rasis dan Anak Anjingnya Putin )

Meski mengecam apa yang dia sebut kegagalan pemerintahan Trump untuk menangani pandemi Covid-19, Haris tidak merinci apa yang akan dia dan Biden mandatkan untuk manangani pandemi. Dia kemudian menuduh pemerintahan Donald Trump masih "tidak berencana" dalam manangani virus corona baru.

Pence membalas cawapres Partai Demokrat itu kalimat yang mendapat pujian dari pendukungnya di media sosial.

“Kenyataannya adalah ketika Anda melihat pada rencana Biden, terbaca mengerikan seperti apa yang Presiden Trump dan saya serta gugus tugas kami telah lakukan setiap langkahnya,” kata Pence."Dan sejujurnya, ketika saya melihat rencana mereka...ini terlihat seperti plagiarisme, yang merupakan sesuatu yang diketahui Joe Biden sedikit," lanjut dia.

Pence memuji Trump karena memotong perjalanan dari China dan mengklaim puluhan juta dosis vaksin akan siap sebelum akhir tahun. (Baca juga: Biden: Inshallah Kita Akan Lihat Pajak Anda )

Harris dengan cepat "memutar mata"-nya pada komentar Pence dan moderator Susan Page menyela Pence.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Tiba-Tiba Berterima...
Trump Tiba-Tiba Berterima Kasih kepada Iran saat 2 Negara Sedang Perang, Ada Apa?
Rekomendasi
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved