Kyrgystan Alami Krisis Politik, PM Boronov Mengundurkan Diri
Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
“Tujuan utama demonstran bukan menganulir hasil pemilu, tetapi menggulingkan saya dari kekuasaan,” kata Jeenbekov yang masih bersembunyi. Dia menyarankan semua pihak untuk mengembalikan mandat kepada lembaga yang berwenang dan menghindari ketegangan politik. “Untuk menyelesaikan permasalahan, saya siap menyerahkan tanggung jawab kepada pemimpin yang kuat. Saya siap membantu mereka,” kata dia.
Konflik horizontal pun tak terhindari. Demonstran antipemerintah berhadapan dengan kelompok lain. Saat parlemen Kyrgystan sepakat menominasikan politikus Zhaparov, massa yang marah menghancurkan hotel yang menjadi lokasi sidang. Itu memaksa Zhaparov melarikan diri melalui pintu belakang. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)
Penduduk Bishkek, yang terbiasa menyusul kerusuhan pada 2005 dan 2010, langsung bersiaga untuk membantu aparat kepolisian. Itu digunakan untuk melawan massa demonstran dan perusuh yang berusaha menyerang pertokoan dan restoran. Situs berita Akipress melaporkan polisi Bishkek berhasil mengendalikan situasi.
Saat muncul di televisi, Zhaparov mengumumkan dirinya akan melakukan reformasi konstitusi sebelum menggelar pemilu parlemen dan presiden dalam dua atau tiga bulan mendatang. Dia juga belum mendapatkan dukungan dari kelompok oposisi karena masih terjadi ketegangan di antara aliansinya. Belum jelas, apakah penunjukan Zhaparov sebagai PM memiliki aspek legalitas atau tidak. Namun demikian, BBC melaporkan pihak oposisi mengendalikan pasukan keamanan.
Konflik horizontal pun tak terhindari. Demonstran antipemerintah berhadapan dengan kelompok lain. Saat parlemen Kyrgystan sepakat menominasikan politikus Zhaparov, massa yang marah menghancurkan hotel yang menjadi lokasi sidang. Itu memaksa Zhaparov melarikan diri melalui pintu belakang. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)
Penduduk Bishkek, yang terbiasa menyusul kerusuhan pada 2005 dan 2010, langsung bersiaga untuk membantu aparat kepolisian. Itu digunakan untuk melawan massa demonstran dan perusuh yang berusaha menyerang pertokoan dan restoran. Situs berita Akipress melaporkan polisi Bishkek berhasil mengendalikan situasi.
Saat muncul di televisi, Zhaparov mengumumkan dirinya akan melakukan reformasi konstitusi sebelum menggelar pemilu parlemen dan presiden dalam dua atau tiga bulan mendatang. Dia juga belum mendapatkan dukungan dari kelompok oposisi karena masih terjadi ketegangan di antara aliansinya. Belum jelas, apakah penunjukan Zhaparov sebagai PM memiliki aspek legalitas atau tidak. Namun demikian, BBC melaporkan pihak oposisi mengendalikan pasukan keamanan.

Lihat Juga :