Qatar Layangkan Permintaan Resmi Boyong Jet Tempur F-35

Kamis, 08 Oktober 2020 - 05:49 WIB
loading...
A A A
Di Washington, pejabat lain yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kekhawatiran tentang hubungan Qatar dengan Hamas sering muncul dalam penjualan senjata ke negara Teluk tersebut. Tetapi dalam kasus pesawat perang canggih seperti F-35, itu bisa menjadi pemecah kesepakatan.

Salah satu pejabat mengatakan surat permintaan Qatar untuk memboyong jet tempur canggih itu, langkah formal pertama dalam proses hukum penjualan militer asing, tidak terkait langsung dengan Abraham Accord. Qatar juga tidak menunjukkan tanda-tanda akan menormalkan hubungan dengan Israel.

Kedutaan Qatar di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait laporan ini.

AS dan Qatar memiliki hubungan dekat. Pada bulan September, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani bertemu di Washington ketika AS berharap untuk bergerak maju dengan menyebut Qatar sebagai sekutu utama non-NATO.

Untuk melawan Iran di kawasan itu, AS membantu mempersenjatai sekutunya termasuk Qatar, menjadi tuan rumah bagi fasilitas militer AS terbesar di Timur Tengah, dan rumah bagi 8.000 anggota militer dan pegawai sipil Departemen Pertahanan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved