Penyebaran Covid di Gedung Putih Makin Ngeri, Korban Bertambah Lagi

Rabu, 07 Oktober 2020 - 15:50 WIB
loading...
Penyebaran Covid di...
Penasehat kebijakan senior Gedung Putih Stephen Miller. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Penyebaran Covid-19 di Gedung Putih semakin mengerikan dan mengkhawatirkan. Jumlah ajudan terdekat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang terkena virus itu terus bertambah.

Yang terbaru, penasehat kebijakan senior Gedung Putih Stephen Miller dites positif pada Selasa (6/10).

“Selama 5 hari terakhir saya telah bekerja jarak jauh dan isolasi mandiri, dites negatif setiap hari hingga kemarin,” kata Miller.

“Hari ini saya dites positif Covid-19 dan saya dalam karantina,” ujar dia.

Deputi Sekretaris Pers Gedung Putih Brian Morgenstern menyatakan tak ada lagi kasus baru Covid di Gedung Putih selain Miller.

Mereka yang telah mengumumkan positif Covid adalah penasehat dekat Trump , Hope Hicks, juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany, manajer kampanye Trump Bill Stepien, dan Senator Republik Mike Lee, Thom Tillis dan Ron Johnson.

Istri Miller, Katie Miller yang juga juru bicara Wakil Presiden Mike Pence dites positif Covid pada Mei.

Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden menyatakan jadwal debat pekan depan dengan Presiden Donald Trump harus dibatalkan jika Trump masih terinfeksi Covid-19.

Biden menyatakan debat 15 Oktober di Miami harus digelar dengan panduan kesehatan yang ketat. Dia menegaskan wabah virus corona yang menyerang Trump dan para pejabat Gedung Putih lainnya adalah masalah sangat serius.

“Jika dia masih punya Covid, kita seharusnya tidak menggelar debat itu,” kata Biden setelah kampanye di Pennsylvania.

“Saya tidak pasti apa kondisi Presiden Trump sekarang. Saya tidak tahu apa statusnya. Saya ingin tahu apakah bisa debat dengan dia, tapi saya harap semua protokol diikuti,” tutur dia.

Ditanya tentang komentar Biden, juru bicara kampanye Trump, Tim Murtaugh menyatakan, “Presiden Trump akan sehat dan akan di sana. Tak ada jalan keluar untuk yang satu ini bagi Biden dan para pelindungnya di media tidak dapat menutupi dia.”

Setelah beberapa hari muncul pesan saling bertentangan dari dokter dan ajudannya tentang kondisinya. Trump kembali ke Gedung Putih setelah tiga malam di rumah sakit. Dokternya menyatakan Trump tak menunjukkan gejala Covid-19 dan dalam kondisi “ekstrem baik.”

Masa karantina normal untuk siapa saja yang positif corona adalah 14 hari. Trump mengumumkan dia positif Covid-19 pada Jumat.

“Terlalu banyak orang yang telah terinfeksi. Ini masalah sangat serius, jadi saya akan dipandu oleh panduan Klinik Cleveland dan apa yang para dokter katakan adalah hal tepat untuk dilakukan,” apar Biden tentang keterlibatannya nanti dalam debat. (Baca Juga: Azerbaijan Akui Gunakan Drone Turki dalam Konflik di Nagorno-Karabakh)

Biden, 77, dites negatif Covid-19 pada Selasa (6/10), sepekan setelah debat satu panggung dengan Trump di Cleveland. (Baca Infografis: Kemenangan Biden Makin Nyata di Pilpres Amerika Serikat)

Wakil Presiden AS Mike Pence dan pasangan Biden, Senator AS Kamala Harris akan debat di Salt Lake City pada Rabu (7/10). (Lihat Video: Pedagang Tanaman Hias Raup Untung Ditengah Pandemi Covid-19)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
Kasus COVID-19 Bertambah...
Kasus COVID-19 Bertambah 7.264, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved