Hadapi China, AS Perkuat Koalisi 'Quad' Indo-Pasifik

Rabu, 07 Oktober 2020 - 04:38 WIB
loading...
A A A
Biegun juga meragukan gagasan bahwa menanggapi ancaman China di dalam dan dari dirinya sendiri atau tantangan potensial dari China di dalam dan dari dirinya sendiri akan cukup menjadi pendorong. Ia mengatakan bahwa blok baru mana pun akan membutuhkan "agenda positif" untuk wilayah. (Baca juga: Militer AS Cari Cara Kalahkan China di Indo-Pasifik )

Menteri Luar Negeri Australia Marisa Payne menggemakan bahasa itu ketika dia menyatakan bahwa Quad memiliki agenda positif dalam sambutan publiknya.

“Kami percaya pada wilayah yang diatur oleh aturan, bukan kekuasaan,” katanya.

“Kami percaya pada pentingnya hak-hak individu dan di wilayah di mana - di mana sengketa diselesaikan sesuai dengan hukum internasional. Dan kami percaya pada keamanan regional dan pemulihan dari Covid-19 yang mendukung pilihan berdaulat untuk negara-negara Indo-Pasifik," ucapnya.

Payne dan Pompeo membahas aktivitas buruk China di kawasan dalam pertemuan terpisah di sela-sela forum, dan diplomat Amerika itu memperkirakan bahwa demokrasi di kawasan itu akan memperketat hubungan keamanan mereka dalam jangka panjang.

“Saya yakin hari ini kami akan menemukan cara praktis untuk mulai menerapkan hal-hal yang dapat kami lakukan bersama,” katanya kepada Nikkei Asian Review.

“Pada waktu yang tepat, setelah kita melembagakan apa yang kita lakukan, kita berempat bersama-sama, kita dapat mulai membangun kerangka keamanan yang benar, sebuah struktur yang dapat melawan tantangan yang dihadirkan Partai Komunis China kepada semua kami," tukasnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Berita Terkini
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved