Trump Tinggalkan RS usai Dirawat karena Covid-19, Demokrat Mengecamnya

Selasa, 06 Oktober 2020 - 07:29 WIB
loading...
A A A
Dokter Gedung Putih, Dr Sean Conley, kemudian mengonfirmasi bahwa Trump diberi oksigen dua kali selama akhir pekan, sebagai tindakan pencegahan saat menerima perawatan koktail antibodi eksperimental. (Baca: Dokter Duga Infeksi Covid-19 Trump Sudah Cukup Parah )

Ketika masih di RS dan mengumumkan pemulangannya akan berlangsung pada hari Senin, Trump mengatakan dia merasa lebih baik daripada "20 tahun yang lalu" setelah terapi. Namun, tidak semua orang bersukacita atas peningkatan nyata presiden berusia 74 tahun itu.

Perawatan singkat presiden di rumah sakit mendorong Partai Demokrat menuduhnya mempolitisasi penyakitnya. Ketua DPR AS Nancy Pelosi yang berasal dari Partai Demokrat mengecam Trump karena menghabiskan terlalu sedikit waktu di fasilitas medis tersebut. Menurutnya, pemulihan pasien Covid-19 butuh waktu jangka panjang.

"Dia seharusnya tidak berurusan dengan politik agar terlihat seperti dia telah mengatasi virus karena dia memiliki kebijakan yang bagus...Dia sangat merusak dan berbahaya bagi negara," kata Pelosi kepada MSNBC, yang dilansir Selasa (6/10/2020). (Baca juga: Trump Dibawa ke RS, Diberi Obat REGN-COV2 untuk Lawan Covid-19 )

Bukan hanya Demokrat yang mengecam presiden. Mantan gubernur New Jersey dan administrator EPA dalam pemerintahan George W. Bush, Christine Todd Whitman, men-tweet bahwa Trump tidak bertanggung jawab. Tuduhan itu merujuk pada pernyataan presiden mengatakan kepada sesama orang Amerika agar tidak takut pada Covid-19.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved