Sengketa Perbatasan, Lebanon-Israel Minta PBB Jadi Mediator

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 01:30 WIB
loading...
A A A
Ia mengatakan AS akan mendorong kesepakatan sesegera mungkin, tetapi menegaskan bahwa kesepakatan tentang kerangka kerja dicapai sebelum Washington menjatuhkan sanksi pada tangan kanannya, Ali Hassan Khalil, karena korupsi dan memungkinkan bantuan finansial kepada Hizbullah.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi, mengatakan dalam cuitannya bahwa perjanjian itu muncul setelah tiga tahun kontak diplomatik.

"Saya ingin berterima kasih kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan stafnya atas upaya dedikasinya yang telah mengarah pada dimulainya pembicaraan langsung antara Israel dan Lebanon tentang demarkasi batas laut," tulisnya.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyambut baik perjanjian kerangka kerja tersebut, dengan mengatakan itu adalah hasil dari hampir tiga tahun keterlibatan diplomatik yang intens.

Utusan AS David Schenker mengatakan pada 8 September bahwa ia berharap untuk datang ke Lebanon dan menandatangani kesepakatan kerangka kerja untuk memulai diskusi dalam beberapa minggu mendatang.(Baca juga: AS: Israel dan Lebanon Hampir Rampungkan Masalah Perbatasan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
Hepatitis Merusak Hati...
Hepatitis Merusak Hati Diam-Diam, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya
Berita Terkini
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved