Bermain Game Online Berjam-jam, Bocah di Mesir Meregang Nyawa

Kamis, 01 Oktober 2020 - 05:05 WIB
loading...
Bermain Game Online...
Ilustrasi seorang bocah sedang bermain game online PUBG. Foto/IOL
A A A
KAIRO - Seorang bocah laki-laki berumur 12 tahun di Mesir meninggal dunia setelah bermain game online PUBG selama berjam-jam tanpa istirahat dan terkena serangan jantung tiba-tiba.

Kejadian mengenaskan itu terjadi pada Senin lalu. Bocah itu dibawa ke Rumah Saki Al Salam di Port Said.

Departemen Darurat Direktorat Kesehatan Mesir mengonfirmasi bahwa bocah itu meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.

“Pemeriksaan awal autopsi menunjukkan penyebab kematian adalah peningkatan tekanan darah secara tiba-tiba akibat kegemukan,” ungkap pernyataan Departemen itu, dilansir Memo.

Menurut laporan Egypt Independent, orangtua anak itu menemukan jasad anaknya di dekat ponselnya, dengan game PUBG masih berjalan.

Investigasi sedang dilakukan tapi penyelidikan menepis hubungan sebab akibat antara game itu dan kematian bocah tersebut. Meski demikian disebutkan bahwa bocah itu kecantian main game tersebut.

Penyelidikan juga menyebut beberapa kasus sebelumnya di mana anak meninggal dunia atau terluka karena memainkan game semacam itu.

Pada 2018, seorang guru di Mesir ditikam hingga tewas oleh muridnya yang berumur 16 tahun. Pelajar itu mengklaim game PUBG mendorongnya melakukan kejahatan itu, menyebut bahwa membunuh orang adalah satu satu tujuan utama game itu dan membayangkan dia berada di game tersebut.

Tahun lalu, bocah umur 14 tahun di Mesir menikam temannya setelah pertikaian antar mereka terkait game tersebut. (Baca Juga: Mantan PM Israel Ehud Barak: Netanyahu Seorang Diktator)

Al-Azhar Mesir telah mengeluarkan peringatan tentang dampak game online pada anak muda. Lembaga relijius itu juga mengeluarkan fatwa yang melarang memainkan PUBG karena beberapa kematian terkait game itu.

Game itu dilarang di Yordania dan laporan tahun lalu menunjukkan bagaimana para oeng tua di Uni Emirat Arab meminta game itu dilarang karena memberi pengaruh buruk pada pemuda. (Baca Infografis: Perang Armenia-Azerbaijan Hampir 100 Orang Tewas di Nagorno-Karabakh)

Tahun lalu, parlemen Irak voting melarang PUBG dan game online populer lainnya seperti Fortnite. (Lihat Video: 50 Tahun Bubarnya The Beatles, Kacamata John Lennon Dilelang 40 Ribu Poundsterling)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved