Menolak Divaksin Covid-19, Elon Musk: Bill Gates Orang Bodoh
Rabu, 30 September 2020 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan bahwa SpaceX telah beroperasi penuh selama pandemi berkat izin keamanan nasionalnya.
“Melalui semua ini, kami tidak melewatkan satu hari pun. Kami memiliki izin keamanan nasional karena kami melakukan pekerjaan keamanan nasional. Kami mengirim astronot ke stasiun luar angkasa dan kembali," ujarnya, seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (30/9/2020). (Baca juga: Li Meng Yan Janjikan Bukti Covid-19 Dibuat di Lab Militer Partai Komunis China )
Musk juga menyerang Bill Gates. Bill Gates sebelumnya mengkritik Musk untuk fokus saja sama pengembangan mobil pintar, dan tidak perlu berbicara tentang pandemi Covid-19 yang menurut Gates bukan bidang Musk.
“Gates mengatakan sesuatu tentang saya tanpa mengetahui apa yang saya lakukan. Ini seperti, hei, orang bodoh, kami benar-benar membuat mesin vaksin untuk CureVac, perusahaan tempat Anda berinvestasi," kata Musk, merujuk pada fakta bahwa Tesla memproduksi mesin untuk CureVac. Pengusaha itu juga mencatat bahwa dia bekerja sama dengan tim epidemiologi Harvard yang saat ini mengerjakan studi antibodi Covid-19.
“Melalui semua ini, kami tidak melewatkan satu hari pun. Kami memiliki izin keamanan nasional karena kami melakukan pekerjaan keamanan nasional. Kami mengirim astronot ke stasiun luar angkasa dan kembali," ujarnya, seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (30/9/2020). (Baca juga: Li Meng Yan Janjikan Bukti Covid-19 Dibuat di Lab Militer Partai Komunis China )
Musk juga menyerang Bill Gates. Bill Gates sebelumnya mengkritik Musk untuk fokus saja sama pengembangan mobil pintar, dan tidak perlu berbicara tentang pandemi Covid-19 yang menurut Gates bukan bidang Musk.
“Gates mengatakan sesuatu tentang saya tanpa mengetahui apa yang saya lakukan. Ini seperti, hei, orang bodoh, kami benar-benar membuat mesin vaksin untuk CureVac, perusahaan tempat Anda berinvestasi," kata Musk, merujuk pada fakta bahwa Tesla memproduksi mesin untuk CureVac. Pengusaha itu juga mencatat bahwa dia bekerja sama dengan tim epidemiologi Harvard yang saat ini mengerjakan studi antibodi Covid-19.
(min)
Lihat Juga :