Gadis India Meninggal di Rumah Sakit setelah Diperkosa Beramai-ramai

Selasa, 29 September 2020 - 16:34 WIB
loading...
Gadis India Meninggal...
Ilustrasi korban meninggal dunia. Foto/SINDOnews.com
A A A
NEW DELHI - Seorang gadis berusia 19 tahun di India diperkosa sekelompok pria pada 14 September lalu. Korban yang berjuang untuk hidup dengan ventilator dinyatakan meninggal di rumah sakit pada Selasa (29/9/2020) pagi.

Korban, yang berasal dari kasta Dalit, diserang beramai-ramai di Hathras, Uttar Pradesh.

"Korban pemerkosaan Hathras dirawat di rumah sakit Safdarjung untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang lebih baik. Dia meninggal pagi ini," kata seorang pejabat rumah sakit Safdarjung, seperti dikutip Gulf News tanpa menyebutkan namanya. (Baca: Nenek 86 Tahun Diperkosa Pemuda India: 'Saya seperti Nenekmu....' )

Pemimpin Kongres Priyanka Gandhi Vadra mengecam pemerintah Uttar Pradesh dan mengatakan bahwa hukum dan ketertiban di negara bagian India itu sangat buruk.

"Seorang gadis Dalit yang disiksa di Hathras meninggal di Rumah Sakit Safdarjung. Selama dua minggu, dia berjuang dengan hidup dan mati di rumah sakit. Insiden pemerkosaan di Hathras, Shahjahanpur dan Gorakhpur telah mengguncang negara bagian," tulis dia di Twitter.

"Hukum dan ketertiban di Uttar Pradesh telah sangat merosot. Tidak ada apa pun untuk keselamatan perempuan. Para penjahat melakukan kejahatan secara terbuka. Pembunuh gadis ini harus dihukum berat. Yogi Adityanath, Anda bertanggung jawab atas keselamatan wanita dari Uttar Pradesh," lanjut politisi tersebut, merujuk pada Kepala Menteri Uttar Pradesh.

Dua hari lalu, Inspektur Polisi Hathras, Vikrant Vir, mengatakan empat tersangka dalam kasus pemerkosaan tersebut telah ditangkap. (Baca juga: Wanita Ini Diperkosa Beberapa Pria di Depan Suaminya yang Disandera )

Menurutnya, kejadian itu bermula ketika korban pergi ke ladang bersama ibunya pada 14 September 2020. Korban kemudian menghilang setelah pergi ke ladang.

Korban kemudian ditemukan terluka parah akibat serangan brutal, di mana lidahnya mengalami luka serius yang diduga korban melawan salah satu tersangka yang berusaha untuk mencekiknya.

Inspektur Polisi mengatakan pada awalnya petugas hanya mengetahui bahwa Sandip, 20, sebagai tersangka yang mencoba membunuh korban. Sandip ditangkap tak lama setelah korban ditemukan penuh luka.

Namun, dalam pernyataan yang diberikan kepada hakim, korban mengatakan bahwa selain Sandip, ada tiga tersangka lain yang telah memerkosanya. Ketiganya adalah Ramu, Lavkush dan Ravi. Ketiga tersangka ini juga mencoba untuk mencekik ketika melawan, yang menyebabkan lidah korban terluka.

Luvkush, Ramu dan Ravi ditangkap pada hari Sabtu, 19 September 2020.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Petinju Legendaris George...
Petinju Legendaris George Foreman Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved