Seragam Sekolah 'Pelanggar Aturan' Dipopulerkan di Thailand
Selasa, 29 September 2020 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Pakaian yang dijuluki "pelanggar aturan" tersebut diluncurkan bekerja sama dengan merek pakaian dalam Wacoal pada bulan Juni dengan harga mulai dari USD100 hingga USD475 untuk rok lipit panjang dengan pita besar.
"Seragam-seragam tersebut dirancang untuk gadis modern, yang tidak takut untuk mengekspresikan diri dan bergerak dengan percaya diri," kata Tin. (Baca juga: Ribuan Orang Penuhi Jalanan Bangkok, Tuntut Reformasi Monarki Thailand )
“Seragam itu melepaskan diri dari bentuk tradisional, meski masih menyerupai seragam. Saya ingin dukung anak-anak sekreatif mungkin,” ujar Tin.
Tin menamai labelnya "Post-Thesis", sebuah produk seragamyang terkait denganproyek kelulusannya di Universitas Bangkok, di mana dia meneliti tujuan seragam dan bagaimana seragam sekolah tersebut dapat diubah.
Gerakan pemberontakan yang melanda sekolah-sekolah menengah Thailand telah dijuluki "Bad Student" oleh para pemimpinnya. Para pelajar telah mengenakan pita putih, memotong rambut mereka di depan umum dan membuat penghormatan "Hunger Games" dalam upaya untuk mengguncang sistem pendidikan negara yang kaku.
"Seragam-seragam tersebut dirancang untuk gadis modern, yang tidak takut untuk mengekspresikan diri dan bergerak dengan percaya diri," kata Tin. (Baca juga: Ribuan Orang Penuhi Jalanan Bangkok, Tuntut Reformasi Monarki Thailand )
“Seragam itu melepaskan diri dari bentuk tradisional, meski masih menyerupai seragam. Saya ingin dukung anak-anak sekreatif mungkin,” ujar Tin.
Tin menamai labelnya "Post-Thesis", sebuah produk seragamyang terkait denganproyek kelulusannya di Universitas Bangkok, di mana dia meneliti tujuan seragam dan bagaimana seragam sekolah tersebut dapat diubah.
Gerakan pemberontakan yang melanda sekolah-sekolah menengah Thailand telah dijuluki "Bad Student" oleh para pemimpinnya. Para pelajar telah mengenakan pita putih, memotong rambut mereka di depan umum dan membuat penghormatan "Hunger Games" dalam upaya untuk mengguncang sistem pendidikan negara yang kaku.
(min)
Lihat Juga :