10 Pertempuran Udara Paling Sengit dalam Sejarah

Minggu, 04 Oktober 2020 - 05:55 WIB
loading...
A A A
Angkatan Udara Suriah mengerahkan pesawat-pesawat tempurnya yang terdiri dari MiG-21 Fishbed, MiG-23 Flogger, dan Su-22 Fitter buatan Uni Soviet yang berjumlah seratus pesawat. Sedangkan Israel total hanya mengerahkan kekuatan sekitar 40 pesawat termasuk F-16Pertempuran udara di Lembah Beqaa berlangsung selama dua hari.

Pada hari pertama 29 pesawat Suriah dijatuhkan. Dan di hari kedua 35 pesawat Suriah mengalami nasib yang sama. Sementara Israel tidak kehilangan satu pesawat pun. (Baca juga: Israel Bombardir Militer Suriah, 5 Tewas Termasuk 2 Tentara Assad)

8. Pertempuran Saint-Mihiel
10 Pertempuran Udara Paling Sengit dalam Sejarah

Pihak yang terlibat : Sekutu (AS dan Prancis) Vs Jerman

Jumlah korban : 4.500 tewas, 2.500 terluka (AS dan Prancis), 2.000 tewas, 5.500 terluka (Jerman)
Pertempuran Saint-Mihiel adalah sebuah pertempuran Perang Dunia I besar yang berlangsung pada 12–15 September 1918, melibatkan American Expeditionary Force (AEF) dan 110.000 pasukan Prancis di bawah komando Jenderal John Pershing dari Amerika Serikat melawan Jerman. U.S. Army Air Service (yang kemudian menjadi US Air Force) memainkan peran menonjol dalam peristiwa tersebut. (Baca juga: Konflik Memanas, Armenia Ancam Azerbaijan dengan Rudal Iskander Rusia)

Ini adalah salah satu pertempuran udara terbesar dalam sejarah dengan melibatkan hampir 1.500 pesawat Sekutu di bawah komando First U.S. Army Air Force. Mereka bertarung untuk menguasai kontrol udara. Selama dua hari pertama pihak Jerman merontokkan 62 pesawat musuh tetapi juga kehilangan 63 pesawat.

9. Pertempuran Britania
10 Pertempuran Udara Paling Sengit dalam Sejarah

Pihak yang terlibat : Sekutu (Inggris,Kanada) Vs Jerman dan Italia

Jumlah korban : 544 kru pesawat tewas (Inggris-Kanada), 2.698 kru pesawat tewas, 967 ditawan (Jerman, Italia)
Pertempuran Britania adalah pertempuran antara Luftwaffe (Angkatan Udara Jerman) dengan RAF (Angkatan udara Inggris) pada 1940-41. Pertempuran ini dilatari oleh upaya Jerman membom daratan Inggris dari udara. Upaya ini dicegah oleh RAF yang mengirim pesawat-pesawat tempurnya untuk menghadang skuadron pesawat pengebom Jerman.

Inggris sadar bila udara Inggris sampai dikuasai Jerman, maka akan sangat mudah bagi Jerman untuk menginvasi Inggris melalui Operasi Singa Laut. Pada pertempuran ini Luftwaffe mengerahkan 1.200 pesawat pengebom maupun pemburu yang terdiri dari jenis Heinkel-111 H (Pembom medium), Junkers JU (Pembom cepat), Do-17Z (Pembom ringan), Messerschmitt Bf-109 (pemburu) dan Junkers Ju-87 Stuka (pembom tukik). Sedangkan RAF mengerahkan 650 pesawat pemburunya terdiri dari Spitfire, Hawker Hurricane, dan Bristol Beufighter. (Baca juga: Review Film Darkest Hour)

10. Pertempuran Kursk
10 Pertempuran Udara Paling Sengit dalam Sejarah

Pihak yang terlibat : Jerman Vs Uni Soviet

Jumlah korban : 50.000 tewas atau 134.000 terluka (Jerman), 254.470 tewas dan 608.833 terluka (Uni Soviet)
Pertempuran Kursk adalah pertempuran di Perang Dunia (PD II) antara pasukan Jerman dan Uni Soviet di Front Timur dekat Kurs (450 kilometer atau 280 mil barat daya Moskow) selama bulan Juli dan Agustus 1943. Pada 15 Juli 1943 - hari pertama Pertempuran Kursk - Soviet kehilangan lebih dari 250 pesawat dalam pertempuran, sekitar setengahnya adalah Sturmovik. (Lihat grafis: Burevestnik : Rudal Jelajah Nuklir Rusia dengan Jangkauan Global)

Sedangkan angkatan udara Jerman (Luftwaffe) ada sekitar 75 pesawatnya yang ditembak jatuh. Soviet menguasai udara selama Pertempuran Kursk. Namun hal itu harus dbayar mahal. Menurut catatan pihak Soviet, sekitar 1.200 pesawatnya hilang selama pertempuran sementara Jerman kalah jauh lebih sedikit. Jerman akhirnya kalah di pertempuran Kursk.

Sumber: www.toptenz.net
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps. 9: Rendi Mulai Curiga Pada Laura
FIFA Larang Wasit Inggris...
FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Argentina, Kenapa?
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved