Jumlah Kematian Global akibat Virus Corona Sudah Lampaui 1 Juta Orang

Senin, 28 September 2020 - 08:13 WIB
loading...
Jumlah Kematian Global...
Penguburan jenazah di Indonesia dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Foto/SINDOnews.com
A A A
PARIS - Jumlah kematian global akibat virus corona baru ( Covid-19 ), yang muncul kurang dari setahun yang lalu di China dan telah melanda seluruh dunia, melampaui satu juta pada hari Minggu.

Pandemi telah merusak ekonomi global, mengobarkan ketegangan geopolitik dan meningkatkan kehidupan, dari daerah kumuh India, hutan Brasil hingga kota terbesar di Amerika; New York.

Olahraga dunia, hiburan live, dan perjalanan internasional terhenti karena penggemar, penonton, dan turis dipaksa untuk tinggal di rumah, dan tetap di dalam dengan langkah-langkah ketat yang diberlakukan untuk mengekang penyebaran virus. (Baca: Ilmuwan China Lari ke AS: Covid-19 Dibuat di Lab Militer Partai Komunis China )

Pengendalian drastis yang menempatkan separuh umat manusia—lebih dari 4 miliar orang—di bawah beberapa bentuk penguncian pada bulan April pada awalnya memperlambat langkahnya, tetapi karena pembatasan dikurangi, kasus-kasus telah melonjak lagi.

Pada hari Minggu (227/9/2020), pukul 22.30 malam GMT, penyakit itu telah merenggut 1.000.009 korban dari 33.018.877 kasus infeksi yang tercatat. Data ini merupakan penghitungan AFP yang menggunakan sumber resmi.

Amerika Serikat memiliki jumlah kematian tertinggi dengan lebih dari 200.000 kematian diikuti oleh Brasil, India, Meksiko, dan Inggris.

Bagi pengemudi truk Italia, Carlo Chiodi, sosok-sosok suram itu termasuk kedua orang tuanya, yang katanya meninggal dalam beberapa hari secara berurutan. (Baca: Xi Jinping: China Lulus Ujian Virus Corona yang Luar Biasa dan Bersejarah )

“Yang sulit saya terima adalah saya melihat ayah saya berjalan keluar rumah, masuk ke ambulans, dan yang bisa saya katakan kepadanya hanyalah 'selamat tinggal',” kata Chiodi, yang berusia 50 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Update Corona 1 April...
Update Corona 1 April 2021: Positif 1.517.854 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved