Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:46 WIB
loading...
Takut dengan Ancaman...
PM Israel Benjamin Netanyahu (kanan) dan istrinya, Sara, diam-diam terbang ke Washington untuk temui Presiden AS Donald Trump. Foto/Screenshot/GPO
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu diam-diam telah terbang dengan pesawat Wings of Zion ke Washington untuk menemui Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pemimpin rezim Zionis itu tidak mengumumkan perjalanannya setelah khawatir keamanannya terancam oleh Iran.

Beberapa menit sebelum landas dari Pangkalan Angkatan Udara Israel pada hari Senin, Netanyahu melalui video mengatakan bahwa Iran akan menjadi agenda utama dalam pertemuannya dengan Trump.

Baca Juga: Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan

“Di masa-masa yang kompleks ini, kita harus bertindak dengan tekad yang kuat dan kebijaksanaan yang besar,” katanya dalam pernyataan video berbahasa Ibrani, bersama istrinya Sara, di pintu masuk pesawat Wings of Zion.

“Kita akan membahas semua isu dalam agenda, terutama Iran. Tentu saja, tujuan kita adalah untuk menjaga keamanan kita sekaligus memperluas lingkaran perdamaian di sekitar kita," lanjut dia.

Menurut laporan Times of Israel, Selasa (28/7/2026), Netanyahu terbang dari Pangkalan Angkatan Udara, bukan Bandara Internasional Ben Gurion karena alasan keamanan. Pernyataan videonya baru dirilis setelah keberangkatannya dikonfirmasi secara terlambat.

“Saya memulai misi ini dengan satu tujuan yang jelas,” kata Netanyahu. “Untuk memastikan keamanan, kekuatan, dan masa depan Negara Israel tercinta kita.”

Netanyahu dijadwalkan bertemu Trump pada hari Selasa pukul 11.00 pagi waktu Washington, setelah lebih dari lima bulan sejak pertemuan terakhir mereka. Jadwalnya akan mencakup menghadiri upacara peringatan untuk mendiang senator Partai Republik pro-Israel; Lindsey Graham.

Kunjungan Netanyahu terjadi selama jeda dalam perang Timur Tengah setelah 13 hari peningkatan serangan udara AS terhadap Iran dan serangan balasan Iran terhadap aset-aset AS di Timur Tengah.

Pentagon menangguhkan kampanye pengeboman terhadap Iran pada Jumat malam, dan tak ada laporan serangan pada hari Sabtu atau pun Minggu. Iran, yang telah membalas setiap serangan AS juga menahan diri, dengan mengatakan akan terus melakukan serangan selama AS juga melakukannya.

Lawatan Netanyahu ini akan menjadi pertemuan pertamanya dengan Trump sejak sebelum pecahnya perang Iran pada 28 Februari.

Keduanya terakhir bertemu pada 11 Februari di Gedung Putih, di mana Netanyahu menyampaikan pidato penting di Situation Room agar AS bergabung dengan Israel dalam perang lain, yang mencakup serangkaian prediksi yang tidak terwujud.

Trump telah mempertimbangkan serangan besar lainnya setelah nota kesepahaman (MoU) yang ditandatanganinya bulan lalu untuk mengakhiri perang gagal karena perselisihan mengenai kendali Selat Hormuz.

Keberangkatan Rahasia Netanyahu


Netanyahu meninggalkan Israel dalam keadaan yang menimbulkan kecurigaan. Kantornya tidak memberikan penjelasan mengapa dia lepas landas dari Pangkalan Udara Nevatim, bukan Bandara Ben Gurion, dan juga tidak mempublikasikan sebelumnya waktu keberangkatannya.

Menurut laporan Channel 12, perpindahan ke pangkalan militer merupakan pertimbangan keamanan yang diambil mengingat potensi ancaman dari Iran. Pertemuan kabinet Netanyahu pada hari Minggu dipindahkan dari kantornya ke lokasi bawah tanah yang dirahasiakan.

Kantor Netanyahu juga tidak mengizinkan rombongan media diplomatik Israel untuk ikut bersamanya menggunakan pesawat Wing of Zion yang didanai oleh pajak. Tidak ada penjelasan yang diberikan untuk langkah tersebut, meskipun ini bukan pertama kalinya Kantor Perdana Menteri memaksa jurnalis untuk mencari jalan sendiri ke AS, dan hubungannya dengan pers sudah lama dingin.

Pemimpin oposisi Yair Lapid juga terbang ke Washington untuk menghadiri pemakaman Graham, dan akan berpartisipasi dalam sebuah acara di Atlantic Council.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Delegasi AS Walk Out...
Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
Rayakan Usia 75 Tahun,...
Rayakan Usia 75 Tahun, PPPK Petra Bangun Petra Christian School di Surabaya Barat
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Berita Terkini
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
Akankah Strategi Houthi...
Akankah Strategi Houthi Meniru Kendali Iran atas Selat Hormuz di Laut Merah Bisa Berhasil?
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved