Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:19 WIB
loading...
Mojtaba Khamenei kepada...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei sampaikan pesan kepada Hizbullah Lebanon untuk lanjutkan jihad melawan AS dan Israel. Foto/Mehr News Agency
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei telah menyampaikan dukungan teguh Teheran kepada para milisi Hizbullah Lebanon. Dia memuji kelompok tersebut atas pendirian teguh mereka melawan Israel.

Pemimpin berusia 56 tahun itu menyatakan bahwa tidak ada jalan lain selain jihad dan perlawanan sembari mengaitkan berakhirnya konflik Iran-Amerika Serikat (AS) dengan penghentian total operasi militer Israel di Lebanon.

Baca Juga: Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?

Dalam surat untuk Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem, Mojtaba menyatakan bahwa Teheran melihat pembelaan para milisi Hizbullah Lebanon sebagai mandat strategis dan menyerukan penghentian total agresi Israel terhadap Lebanon sebagai syarat untuk kesepakatan apa pun untuk mengakhiri perang Iran-AS.

Mojtaba merespons surat Hizbullah yang menyatakan kesetiaan kepada Republik Islam Iran. Dia menyatakan, "Tidak ada jalan lain selain jihad dan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel."

“Saat ini, ketika bangsa-bangsa di dunia telah muak dengan tirani dan penindasan pemerintah AS dan Zionis kriminal, yang merupakan penghancur kehidupan dan generasi, tidak ada jalan keluar selain jihad dan perlawanan,” bunyi penggalan surat Mojtaba.

Lebih lanjut, Mojtaba mengeklaim bahwa kelompok milisi Lebanon tersebut telah berdiri bak “batu karang yang tak tergoyahkan" sebagai pelopor kelompok-kelompok yang terlibat dalam jihad melawan agresi Israel.

"Keteguhan ini telah menjadi pesan inspiratif bagi perjuangan bangsa-bangsa bebas di dunia untuk pembebasan dari arogansi global," paparnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan AS tidak akan diizinkan untuk menentukan waktu perang dan damai.

Dalam konferensi pers di Teheran pada hari Senin, Baghaei ditanya tentang klaim Teheran dan respons AS terhadap rencana Pakistan dan Qatar untuk negosiasi mengakhiri perang Amerika-Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Tabrakkan Mobil ke Parade...
Tabrakkan Mobil ke Parade LGBT di Berlin Jerman, Pelaku Ditembak Mati
Rekomendasi
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen:...
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen: BYD M6 DM Cetak Efisiensi 82 km/liter
Marak Kasasi Jaksa atas...
Marak Kasasi Jaksa atas Vonis Bebas, Pakar Nilai Bertentangan dengan Asas Hukum
Zainal Arifin Usul Ambang...
Zainal Arifin Usul Ambang Batas Parlemen Dihitung Pakai Basis Kemenangan Partai di Daerah
Berita Terkini
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved