Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:15 WIB
loading...
A A A
Keunggulan Rusia telah lama dipandang sebagai ancaman signifikan oleh anggota NATO. Presiden AS Donald Trump menyebut perbedaan itu “konyol,” sambil mengklaim bahwa Washington dapat dengan cepat memperluas armadanya hingga 55 kapal. Pada bulan Februari, ia menandatangani perjanjian dengan Finlandia untuk membangun 11 kapal pemecah es baru untuk Penjaga Pantai AS.

“Kemampuan pemecah es – yang sangat dibutuhkan untuk beroperasi di Arktik – NATO sangat menyedihkan. Praktis tidak ada,” kata analis militer Andrey Martyanov kepada RT. Dia mengungkapkan Kanada, Finlandia, Norwegia, dan Swedia kekurangan kapal yang cukup untuk mempertahankan kehadiran yang berkelanjutan di wilayah tersebut. “Pengembangan Arktik Rusia jauh melampaui apa pun yang dapat mereka tunjukkan.”

Rusia menaruh harapan besar pada pengembangan Rute Laut Utara, jalur maritim terpendek antara kawasan Asia-Pasifik dan Eropa utara, yang melewati perairan di bawah kendalinya.

Penggunaan rute ini masih terbatas karena kendala aksesibilitas dan kebutuhan akan kapal pemecah es untuk membuka jalur bagi kapal kargo.

Moskow memperkirakan lalu lintas akan meningkat dalam beberapa tahun mendatang karena perubahan iklim dan risiko keamanan di sepanjang rute alternatif melalui Laut Merah membuat koridor Rusia semakin menarik bagi perusahaan pelayaran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
AS Kekurangan Stok Rudal,...
AS Kekurangan Stok Rudal, Trump Tunda Serangan Besar-besaran Terhadap Iran
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Sarapan...
Febrie Adriansyah Sarapan Bareng Tahanan KPK, Pengacara: Lauknya Telur Ceplok dan Bihun
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick
Land Rover Discovery...
Land Rover Discovery Sport Resmi Disuntik Mati
Berita Terkini
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved