70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:25 WIB
loading...
70% Warga Negara di...
Mayoritas warga Jerman tidak percaya militernya mampu melindungi wilayahnya. Foto/X
A A A
BERLIN - Mayoritas warga Jerman tidak percaya angkatan bersenjata mereka mampu melindungi negara. Itu terungkap dalam survei YouGov baru-baru ini.

Menurut Survei Unggulan Internasional yang diterbitkan pada hari Jumat, 70% responden di Jerman mengatakan mereka tidak yakin angkatan bersenjata mereka cukup kuat untuk menangkis serangan. YouGov melakukan survei terhadap 2.079 orang dewasa di seluruh Jerman dari tanggal 17 Juni hingga 1 Juli.

Meskipun 40% responden mengatakan Jerman terlalu sedikit berinvestasi dalam pertahanan, 77% menentang kenaikan pajak untuk mendanai pengeluaran pertahanan, sementara 62% menolak pemotongan layanan publik dan 59% menentang peningkatan pinjaman pemerintah.



Melansir RT, Jerman mencatat tingkat kepercayaan terendah di antara tujuh negara yang termasuk dalam jajak pendapat tersebut. Sekitar 57% responden di Polandia, 53% di Inggris dan Australia, dan 48% di Kanada juga meragukan kemampuan angkatan bersenjata mereka untuk melindungi negara. Sebagai perbandingan, 52% responden Prancis dan 77% responden Amerika menyatakan kepercayaan pada militer mereka.

Jajak pendapat ini muncul ketika Presiden AS Donald Trump memperbarui ancaman untuk menarik diri dari NATO setelah negara-negara anggota menolak untuk bergabung dengan operasi militer AS-Israel melawan Iran.

Trump sering menuduh anggota NATO Eropa tidak cukup berinvestasi dalam pertahanan dan menggambarkan blok tersebut sebagai "macan kertas."

Jerman telah mengadopsi rencana untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan, memperluas militer aktif dari sekitar 183.000 personel menjadi 260.000, dan meningkatkan pasukan cadangan menjadi 200.000, dengan alasan konflik Rusia-Ukraina.

Pemerintah memperkenalkan kembali sistem pendaftaran dan pemantauan militer pada bulan Januari, yang memicu perdebatan dan protes. Deutsche Welle juga melaporkan peningkatan tajam jumlah kaum muda yang memilih untuk tidak mengikuti dinas militer sebagai penolak wajib militer karena alasan hati nurani.

Ekonomi Jerman sedang terpuruk akibat krisis biaya hidup dan harga energi yang tinggi, yang diperburuk oleh penghentian penggunaan energi Rusia dan perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Moskow telah mengecam apa yang disebutnya sebagai "militerisasi" Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia tidak akan menyerang anggota NATO kecuali jika diserang terlebih dahulu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Speed Boat Hilang Kontak...
Speed Boat Hilang Kontak di Teluk Tomini: 12 Orang Ditemukan, Nahkoda Masih Dicari
4 Jembatan Putus Akibat...
4 Jembatan Putus Akibat Banjir di Aceh Utara, BNPB: Anomali Cuaca di Tengah Kemarau
Berita Terkini
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved