70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Minggu, 26 Juli 2026 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Jerman telah mengadopsi rencana untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan, memperluas militer aktif dari sekitar 183.000 personel menjadi 260.000, dan meningkatkan pasukan cadangan menjadi 200.000, dengan alasan konflik Rusia-Ukraina.
Pemerintah memperkenalkan kembali sistem pendaftaran dan pemantauan militer pada bulan Januari, yang memicu perdebatan dan protes. Deutsche Welle juga melaporkan peningkatan tajam jumlah kaum muda yang memilih untuk tidak mengikuti dinas militer sebagai penolak wajib militer karena alasan hati nurani.
Ekonomi Jerman sedang terpuruk akibat krisis biaya hidup dan harga energi yang tinggi, yang diperburuk oleh penghentian penggunaan energi Rusia dan perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Moskow telah mengecam apa yang disebutnya sebagai "militerisasi" Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia tidak akan menyerang anggota NATO kecuali jika diserang terlebih dahulu.
Pemerintah memperkenalkan kembali sistem pendaftaran dan pemantauan militer pada bulan Januari, yang memicu perdebatan dan protes. Deutsche Welle juga melaporkan peningkatan tajam jumlah kaum muda yang memilih untuk tidak mengikuti dinas militer sebagai penolak wajib militer karena alasan hati nurani.
Ekonomi Jerman sedang terpuruk akibat krisis biaya hidup dan harga energi yang tinggi, yang diperburuk oleh penghentian penggunaan energi Rusia dan perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Moskow telah mengecam apa yang disebutnya sebagai "militerisasi" Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia tidak akan menyerang anggota NATO kecuali jika diserang terlebih dahulu.
(ahm)
Lihat Juga :