Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Jum'at, 24 Juli 2026 - 01:30 WIB
loading...
Wali Kota New York Zohran Mamdani dan istrinya Rama Duwaji (kanan) saat upacara pelantikan di Balai Kota New York, AS, pada hari Kamis, 1 Januari 2026. Foto/Mostafa Bassim/Anadolu Agency
A
A
A
NEW YORK - Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengatakan dia dan istrinya telah menerima ancaman pembunuhan setelah pernyataan publik yang mereka buat mengenai Israel dan perang di Gaza. Pernyataan itu muncul dalam wawancara dengan Rolling Stone.
Mamdani mengatakan, “Sulit untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman kematian, tetapi ketika Anda siap untuk membela semua orang, ada konsekuensinya.”
Dia mengaku telah menerima ancaman serupa saat menjabat sebagai anggota Legislatif Negara Bagian New York, dengan alasan kritiknya terhadap bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel dan penentangannya terhadap pembunuhan warga sipil Palestina.
Mamdani mengatakan ancaman tersebut dimulai sebelum dia menjadi wali kota dan berlanjut setelah menjabat. Dia juga mengatakan istrinya telah menghadapi kritik dan ancaman karena pandangannya tentang Israel dan Gaza.
Dalam wawancara terpisah dengan The New York Times, Mamdani mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu harus menghadapi proses hukum di Den Haag, merujuk pada surat perintah penangkapan yang dikeluarkan terhadap Netanyahu oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Mamdani kemudian mengklarifikasi bahwa Kota New York tidak memiliki kewenangan hukum independen untuk menegakkan surat perintah penangkapan ICC.
Ia mengatakan tanggung jawab atas tindakan semacam itu berada di tangan pemerintah federal AS.
Baca juga: Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Mamdani mengatakan, “Sulit untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman kematian, tetapi ketika Anda siap untuk membela semua orang, ada konsekuensinya.”
Dia mengaku telah menerima ancaman serupa saat menjabat sebagai anggota Legislatif Negara Bagian New York, dengan alasan kritiknya terhadap bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel dan penentangannya terhadap pembunuhan warga sipil Palestina.
Mamdani mengatakan ancaman tersebut dimulai sebelum dia menjadi wali kota dan berlanjut setelah menjabat. Dia juga mengatakan istrinya telah menghadapi kritik dan ancaman karena pandangannya tentang Israel dan Gaza.
Dalam wawancara terpisah dengan The New York Times, Mamdani mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu harus menghadapi proses hukum di Den Haag, merujuk pada surat perintah penangkapan yang dikeluarkan terhadap Netanyahu oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Mamdani kemudian mengklarifikasi bahwa Kota New York tidak memiliki kewenangan hukum independen untuk menegakkan surat perintah penangkapan ICC.
Ia mengatakan tanggung jawab atas tindakan semacam itu berada di tangan pemerintah federal AS.
Baca juga: Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
(sya)
Lihat Juga :