Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:14 WIB
loading...
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Hamas yang baru terpilih, Khalil al-Hayya. Foto/aa
A A A
JALUR GAZA - Pemimpin Hamas yang baru terpilih, Khalil al-Hayya, menguraikan enam prioritas untuk kelompok Palestina tersebut. Dia menempatkan penghentian menyeluruh serangan militer Israel di Gaza dan penarikan penuh Israel dari wilayah tersebut sebagai agenda utama.

Dalam pidato pertamanya yang disiarkan televisi sejak menjabat, Hayya menyerukan kepada negara-negara yang menjadi mediator negosiasi gencatan senjata untuk menekan pemerintah Israel agar menerapkan perjanjian yang ada dan melanjutkan ke fase berikutnya dari proses tersebut.

Ia mengatakan prioritas kedua Hamas adalah memulihkan “kondisi hidup yang bermartabat bagi warga Palestina di Gaza, menggagalkan rencana pengungsian, mempercepat upaya rekonstruksi, dan mengamankan pembebasan tahanan.”

Prioritas ketiga, katanya, adalah mencapai persatuan Palestina dengan meluncurkan dialog nasional segera untuk membangun kembali lembaga-lembaga Palestina, khususnya Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), di atas apa yang ia gambarkan sebagai fondasi demokratis dan konsensual.

Hayya mengatakan prioritas keempat adalah memperkuat hubungan Hamas dengan negara-negara Arab dan Muslim.

Prioritas kelima, tambahnya, adalah memobilisasi negara-negara Arab dan Muslim untuk mengambil tindakan efektif dan meningkatkan tekanan untuk menghentikan "mesin pembunuh dan genosida" Israel terhadap warga Palestina di Gaza sambil mendukung hak-hak Palestina.

Ia mengatakan prioritas keenam adalah mendesak komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melindungi warga Palestina dan meminta pertanggungjawaban "penjahat perang" Israel.

Pada hari Senin, Hamas mengumumkan terpilihnya Hayya sebagai kepala biro politiknya, menggantikan Yahya Sinwar, yang tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di kota Rafah, Gaza selatan, pada Oktober 2024.

Militer Israel melancarkan serangan brutal di Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan lebih dari 73.000 orang, melukai hampir 174.000 orang, dan meninggalkan wilayah tersebut dalam reruntuhan sebelum gencatan senjata tercapai pada Oktober 2025.

Baca juga: Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved