AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27 WIB
loading...
Pemerintah AS mengeluarkan peringatan pada seluruh warganya di dunia. Foto/x
A
A
A
AMMAN - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan telah menyelesaikan serangkaian serangan lain untuk “lebih lanjut melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang pelaut sipil dan kapal komersial”. Meski demikian, pemerintah AS justru memperingatkan seluruh warganya di penjuru dunia agar waspada.
CENTCOM mengatakan pasukannya menyerang “target militer Iran termasuk kemampuan maritim, fasilitas penyimpanan rudal dan drone, situs pengawasan pantai, dan aset pertahanan udara” dalam gelombang terbaru.
Ditambahkan bahwa pasukan AS telah menargetkan puluhan situs militer Iran berbasis darat bulan ini sambil juga memberlakukan blokade maritim.
“Hingga hari ini, CENTCOM telah mengalihkan sembilan kapal komersial dan menonaktifkan satu kapal untuk mencegah kapal memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran,” katanya.
“Lebih dari 50.000 anggota militer AS beroperasi di seluruh Timur Tengah dan tetap sangat waspada, fokus, mematikan, dan siap,” tambah pernyataan itu.
Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS telah memperbarui peringatan keamanan yang menyarankan warga Amerika “di seluruh dunia untuk meningkatkan kewaspadaan” karena “meningkatnya ketegangan di Timur Tengah”.
“Lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tak terduga,” kata departemen tersebut dalam pembaruan terbarunya.
Peringatan tersebut mencatat, “Fasilitas diplomatik AS, termasuk di luar Timur Tengah, telah menjadi sasaran.”
Mereka memperingatkan, “Iran dan kelompok-kelompok yang mendukung Iran dapat menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau di lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat dan warga Amerika di seluruh dunia, termasuk bisnis AS dan lembaga-lembaga lainnya.”
Secara khusus, peringatan tersebut menyarankan warga Amerika yang saat ini berada di Timur Tengah untuk mewaspadai potensi gangguan penerbangan dan perjalanan lainnya, dan mengatakan, “Warga Amerika di luar Timur Tengah harus mempertimbangkan kembali perjalanan ke dan melalui wilayah tersebut.”
Baca juga: Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
CENTCOM mengatakan pasukannya menyerang “target militer Iran termasuk kemampuan maritim, fasilitas penyimpanan rudal dan drone, situs pengawasan pantai, dan aset pertahanan udara” dalam gelombang terbaru.
Ditambahkan bahwa pasukan AS telah menargetkan puluhan situs militer Iran berbasis darat bulan ini sambil juga memberlakukan blokade maritim.
“Hingga hari ini, CENTCOM telah mengalihkan sembilan kapal komersial dan menonaktifkan satu kapal untuk mencegah kapal memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran,” katanya.
“Lebih dari 50.000 anggota militer AS beroperasi di seluruh Timur Tengah dan tetap sangat waspada, fokus, mematikan, dan siap,” tambah pernyataan itu.
Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS telah memperbarui peringatan keamanan yang menyarankan warga Amerika “di seluruh dunia untuk meningkatkan kewaspadaan” karena “meningkatnya ketegangan di Timur Tengah”.
“Lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tak terduga,” kata departemen tersebut dalam pembaruan terbarunya.
Peringatan tersebut mencatat, “Fasilitas diplomatik AS, termasuk di luar Timur Tengah, telah menjadi sasaran.”
Mereka memperingatkan, “Iran dan kelompok-kelompok yang mendukung Iran dapat menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau di lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat dan warga Amerika di seluruh dunia, termasuk bisnis AS dan lembaga-lembaga lainnya.”
Secara khusus, peringatan tersebut menyarankan warga Amerika yang saat ini berada di Timur Tengah untuk mewaspadai potensi gangguan penerbangan dan perjalanan lainnya, dan mengatakan, “Warga Amerika di luar Timur Tengah harus mempertimbangkan kembali perjalanan ke dan melalui wilayah tersebut.”
Baca juga: Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
(sya)
Lihat Juga :