AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Kamis, 23 Juli 2026 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
"Mengingat poin-poin pengaruh diplomatik ini, kami percaya AS harus menjelaskan kepada Anwar dan pemerintahnya bahwa, dengan bantuan dan dukungan kami, ada harapan bahwa mereka tidak akan menargetkan warga negara salah satu sekutu terdekat kami," lanjut surat mereka.
"Jika Malaysia menolak untuk membatalkan kebijakan diskriminatif ini dalam waktu 15 hari, kami mendesak penangguhan pendanaan IMET," papar mereka.
“Kami sangat mendesak Anda (Rubio) untuk menggunakan setiap alat yang kami miliki untuk memperjelas bahwa perilaku ini membawa konsekuensi,” imbuh para politisi AS tersebut.
Pada Rabu pekan lalu, Anwar mengatakan bahwa Malaysia akan mendeportasi warga negara Israel yang terbukti memiliki kewarganegaraan ganda dan tinggal di Malaysia.
Pernyataan Anwar muncul sebagai respons atas seruan pemerintah Johor agar pihak berwenang menyelidiki Network School, komunitas teknologi di Forest City, menyusul klaim bahwa warga negara Israel dengan kewarganegaraan ganda tinggal di daerah tersebut.
"Jika Malaysia menolak untuk membatalkan kebijakan diskriminatif ini dalam waktu 15 hari, kami mendesak penangguhan pendanaan IMET," papar mereka.
“Kami sangat mendesak Anda (Rubio) untuk menggunakan setiap alat yang kami miliki untuk memperjelas bahwa perilaku ini membawa konsekuensi,” imbuh para politisi AS tersebut.
Pada Rabu pekan lalu, Anwar mengatakan bahwa Malaysia akan mendeportasi warga negara Israel yang terbukti memiliki kewarganegaraan ganda dan tinggal di Malaysia.
Pernyataan Anwar muncul sebagai respons atas seruan pemerintah Johor agar pihak berwenang menyelidiki Network School, komunitas teknologi di Forest City, menyusul klaim bahwa warga negara Israel dengan kewarganegaraan ganda tinggal di daerah tersebut.
Lihat Juga :