Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:20 WIB
loading...
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan semut jadi hiasan makanan, pemilik restoran berbintang Michelin dipenjara. Foto/X/@K24Tv
A A A
SEOUL - Jaksa Korea Selatan menuntut hukuman penjara satu tahun bagi pemilik restoran berbintang Michelin yang dituduh menggunakan semut sebagai hiasan makanan penutup.

Semut bukanlah salah satu dari 10 spesies serangga yang diizinkan untuk dikonsumsi manusia berdasarkan hukum negara tersebut. Daftar yang diizinkan termasuk belalang, jangkrik, dan jangkrik berbintik dua, di antara lainnya.

Pada hari Senin, jaksa juga meminta agar restoran tersebut, yang memiliki dua bintang Michelin, didenda 20 juta won Korea (USD13.510; £10.100).

Melansir BBC, pemilik restoran mengakui menyajikan semut tetapi berargumen bahwa semut tersebut hanya digunakan dalam "sebagian kecil" dari menu 15 hidangan restoran – sebagai topping untuk sorbet – dan bahwa para pengunjung diberitahu bahwa mereka dapat memilih topping tanpa semut.

Kasus ini terungkap setelah pejabat dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan menemukan ulasan yang diunggah pengunjung secara online dengan foto-foto hidangan yang ditaburi semut.



Para penyelidik memperkirakan bahwa sekitar 49.000 semut, yang diimpor dari AS dan Thailand, digunakan dalam beberapa hidangan selama empat tahun.

Otoritas kesehatan juga menemukan bahwa restoran tersebut menggunakan semut yang "mengandung logam berat hingga 55 kali lebih banyak daripada serangga yang biasa dikonsumsi", menurut laporan di The Chosun Daily.

Otoritas Korea Selatan mempertimbangkan beberapa kriteria dalam memutuskan apakah serangga dapat disetujui sebagai makanan. Kriteria tersebut meliputi risiko keamanan pangan, toksisitas, nilai gizi, dan apakah serangga tersebut dapat dibiakkan dan diproses secara higienis.

Dalam pembelaannya, pemilik restoran berpendapat bahwa hanya 60% pengunjung yang memilih untuk mencoba semut, sementara sisanya disajikan alternatif seperti cuka fermentasi dan bunga yang dapat dimakan.

Ia menambahkan bahwa restoran di negara lain, seperti Australia, Denmark, dan Inggris, juga menggunakan semut sebagai bahan masakan.

Dokumen pengadilan tidak menyebutkan nama restoran maupun pemiliknya. Sepuluh restoran di Korea Selatan, semuanya berlokasi di ibu kota Seoul, telah dianugerahi dua bintang Michelin.

Panduan Michelin memberikan hingga tiga bintang kepada restoran berdasarkan kualitas bahan, penguasaan rasa, teknik memasak, kepribadian koki, dan konsistensi.

Dua bintang menunjukkan restoran yang menyajikan "masakan yang sangat baik" dan "layak untuk dikunjungi", menurut kriteria Michelin.

Pengadilan dijadwalkan akan menyampaikan putusannya pada tanggal 2 September.

Semut dimakan, bahkan terkadang dianggap sebagai makanan lezat, di beberapa budaya Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Semut penenun dan telurnya digunakan dalam masakan Thailand dan Kamboja, sementara di Kolombia, ratu semut dihargai seperti kaviar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved