Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Selasa, 21 Juli 2026 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Keluarga Miqdad, menurut organisasi tersebut, mengeklaim kasus ini bermotivasi politik karena advokasi publiknya untuk hak-hak Palestina dan penentangannya terhadap perang di Gaza.
Informasi yang tersedia dari berbagai organisasi Palestina menunjukkan bahwa Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad merupakan seorang ulama asal Palestina. Dia dikenal aktif dalam kegiatan dakwah atau ceramah keagamaan dan pendidikan Islam.
Pernyataan resmi dari Asosiasi Ulama Palestina menyebutkan bahwa Miqdad sebagai salah satu anggotanya. Organisasi tersebut menggambarkannya sebagai seorang ulama yang aktif dalam aktivitas keilmuan dan dakwah.
Tak banyak informasi biografis yang dipublikasikan secara luas mengenai sosok ulama Palestina tersebut, termasuk pendidikan formal dan riwayat akademiknya.
Pemindahan ulama itu dari Indonesia ke Siprus terjadi beberapa hari setelah polisi Siprus mengumumkan ekstradisi tersangka keempat dari luar negeri dalam penyelidikan terorisme yang sedang berlangsung di Larnaca.
Para tersangka menghadapi 12 dakwaan, termasuk terorisme, konspirasi untuk melakukan kejahatan, dan kepemilikan bahan peledak.
Seorang pria berusia 32 tahun dan seorang pria berusia 38 tahun telah ditahan terkait tuduhan bahwa mereka merencanakan serangan terhadap kepentingan Israel di Siprus setelah menerima instruksi dari luar negeri.
Profil Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad
Informasi yang tersedia dari berbagai organisasi Palestina menunjukkan bahwa Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad merupakan seorang ulama asal Palestina. Dia dikenal aktif dalam kegiatan dakwah atau ceramah keagamaan dan pendidikan Islam.
Pernyataan resmi dari Asosiasi Ulama Palestina menyebutkan bahwa Miqdad sebagai salah satu anggotanya. Organisasi tersebut menggambarkannya sebagai seorang ulama yang aktif dalam aktivitas keilmuan dan dakwah.
Tak banyak informasi biografis yang dipublikasikan secara luas mengenai sosok ulama Palestina tersebut, termasuk pendidikan formal dan riwayat akademiknya.
Pemindahan ulama itu dari Indonesia ke Siprus terjadi beberapa hari setelah polisi Siprus mengumumkan ekstradisi tersangka keempat dari luar negeri dalam penyelidikan terorisme yang sedang berlangsung di Larnaca.
Para tersangka menghadapi 12 dakwaan, termasuk terorisme, konspirasi untuk melakukan kejahatan, dan kepemilikan bahan peledak.
Seorang pria berusia 32 tahun dan seorang pria berusia 38 tahun telah ditahan terkait tuduhan bahwa mereka merencanakan serangan terhadap kepentingan Israel di Siprus setelah menerima instruksi dari luar negeri.
Lihat Juga :