4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Selasa, 21 Juli 2026 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa penonton juga mempertanyakan keputusan Nolan untuk memilih rapper Travis Scott sebagai seorang penyair. Namun, sang pembuat film menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan "isyarat terhadap gagasan bahwa kisah ini telah diwariskan sebagai puisi lisan, yang analog dengan rap".
Dan akhirnya, bahkan dialog pun mendapat sorotan. Ketika karakter utama, Tom Holland, berani mengatakan "Ayahku akan pulang", beberapa pengguna menanggapi bahwa nadanya terlalu santai dan kata-katanya terlalu modern untuk percakapan epik.
Orang Yunani telah "ditinggalkan oleh Hollywood, lagi dan tanpa penjelasan, dari mitologi dan epos dasar kita,” tulis orang Yunani.
Jurnalis Inggris Chris Cotonou berkata, “Jika film Anda bertujuan untuk merepresentasikan dunia, bukankah sudah jelas untuk mengisi satu tempat di meja besar yang sangat multikultural ini dengan orang-orang yang paling otentik terhubung dengan sumbernya?”
Namun hal itu seharusnya tidak mengejutkan para penggemar karena rekam jejak Hollywood dalam merekrut aktor Yunani cukup buruk. Selain itu, karya Homer telah diinterpretasikan ulang selama berabad-abad di berbagai budaya, bahasa, dan tradisi artistik, menjadikan reinterpretasi sebagai bagian inti dari warisan epik tersebut.
3. Kostum hingga Perahu
Ada juga kritik tentang kostum. Beberapa penonton daring menunjukkan bahwa baju zirah yang dikenakan Agamemnon menyerupai kostum Batman, dan bahwa perahu Odysseus tampak seperti "kapal Viking". Tetapi sekali lagi, beberapa cendekiawan menantang kritik ini, mencatat bahwa Odyssey adalah karya mitologi, bukan risalah sejarah.Dan akhirnya, bahkan dialog pun mendapat sorotan. Ketika karakter utama, Tom Holland, berani mengatakan "Ayahku akan pulang", beberapa pengguna menanggapi bahwa nadanya terlalu santai dan kata-katanya terlalu modern untuk percakapan epik.
4. Yunani Merasa Diabaikan
Beberapa orang di Yunani juga tidak senang karena karya fundamental sastra Yunani tidak melibatkan aktor Yunani.Orang Yunani telah "ditinggalkan oleh Hollywood, lagi dan tanpa penjelasan, dari mitologi dan epos dasar kita,” tulis orang Yunani.
Jurnalis Inggris Chris Cotonou berkata, “Jika film Anda bertujuan untuk merepresentasikan dunia, bukankah sudah jelas untuk mengisi satu tempat di meja besar yang sangat multikultural ini dengan orang-orang yang paling otentik terhubung dengan sumbernya?”
Namun hal itu seharusnya tidak mengejutkan para penggemar karena rekam jejak Hollywood dalam merekrut aktor Yunani cukup buruk. Selain itu, karya Homer telah diinterpretasikan ulang selama berabad-abad di berbagai budaya, bahasa, dan tradisi artistik, menjadikan reinterpretasi sebagai bagian inti dari warisan epik tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :