PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:36 WIB
loading...
A A A
Pengguna lain di media sosial mencatat bahwa Hamoud telah menikmati perlindungan dari partai dan tokoh-tokoh berpengaruh yang menyembunyikan aktivitas ilegalnya sebagai imbalan atas keuntungan yang diperoleh dari kesepakatan dan kontrak yang mencurigakan.

Menyusul pengungkapan yang belum pernah terjadi sebelumnya, Zaidi memerintahkan pembentukan Dewan Kedaulatan Tertinggi untuk Integritas, Pengawasan, dan Pemulihan Dana Publik.

Kantor PM mengatakan bahwa ia telah memimpin rapat yang didedikasikan untuk memeriksa kontrak pemerintah. Rapat tersebut dihadiri oleh kepala Badan Audit Tertinggi, Komisi Integritas Federal, dan hakim ketua Pengadilan Investigasi Karkh.

Zaidi menambahkan bahwa Dewan Kedaulatan Tertinggi untuk Integritas, Pengawasan, dan Pemulihan Dana Publik akan terdiri dari kepala Badan Audit Tertinggi dan Komisi Integritas Federal untuk membendung pemborosan dana publik dan mengklaimnya kembali.

Hasil kerja mereka akan dirujuk ke pengadilan, katanya.

Ia menekankan perlunya menilai kebutuhan beberapa proyek ekonomi dan pembentukan komite-komite untuk memeriksa kontrak pemerintah guna memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan.

Dewan Tertinggi untuk Integritas, Pengawasan, dan Pemulihan Dana Publik telah menuai kritik.

Anggota Parlemen Mohammed Jassem al-Khafagi mengatakan pada hari Minggu bahwa badan tersebut tidak memiliki dasar hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Telur Ceplok atau Dadar,...
Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Infografis
Disanksi Besar-besaran...
Disanksi Besar-besaran Barat, Rusia Justru Untung Rp2.351 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved