Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Jum'at, 17 Juli 2026 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
"Jangan bepergian ke Irak dengan alasan apa pun," kata peringatan tersebut.
Warga AS yang berencana meninggalkan Irak didesak untuk mengkonfirmasi jadwal penerbangan dengan maskapai mereka sebelum pergi ke bandara, karena keberangkatan dapat berubah dalam waktu singkat.
Peringatan tersebut dikeluarkan setelah beberapa ledakan dilaporkan di Erbil pada Rabu malam. Jaringan Media Rudaw yang berbasis di Erbil mengatakan ledakan tersebut disebabkan oleh sistem pertahanan udara yang mencegat pesawat tak berawak.
Peristiwa itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz, di mana kedua pihak saling melancarkan serangan meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang bertujuan mengakhiri konflik mereka dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.
Baca juga: Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Warga AS yang berencana meninggalkan Irak didesak untuk mengkonfirmasi jadwal penerbangan dengan maskapai mereka sebelum pergi ke bandara, karena keberangkatan dapat berubah dalam waktu singkat.
Peringatan tersebut dikeluarkan setelah beberapa ledakan dilaporkan di Erbil pada Rabu malam. Jaringan Media Rudaw yang berbasis di Erbil mengatakan ledakan tersebut disebabkan oleh sistem pertahanan udara yang mencegat pesawat tak berawak.
Peristiwa itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz, di mana kedua pihak saling melancarkan serangan meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang bertujuan mengakhiri konflik mereka dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.
Baca juga: Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
(sya)
Lihat Juga :