Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:48 WIB
loading...
Rusia: Serangan Drone...
Seorang kepala insinyur PLTN Zaporizhzhia tewas akibat serangan drone. Rusia tuduha Ukraina sebagai pelaku serangan. Foto/Energoatom
A A A
MOSKOW - Kepala insinyur di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, PLTN terbesar di Eropa yang dikendalikan Rusia, telah tewas akibat serangan drone Ukraina di dekat stasiun tersebut. Demikian pengumuman kepala perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom; Alexei Likhachev.

Likhachev mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sebuah drone Ukraina telah menyerang sebuah mobil di antara lokasi PLTN dan kota Enerhodar, menewaskan insinyur Alexander Yakovlev dan pengemudinya.

Baca Juga: Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia

Pasukan Rusia merebut PLTN dengan enam reaktor di Ukraina tenggara tersebut pada minggu-minggu pertama invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.

Sejak saat itu, masing-masing pihak secara teratur saling menuduh melakukan tindakan militer yang membahayakan keselamatan nuklir.

Kota Enerhodar, tempat sebagian besar staf PLTN tinggal, telah menjadi target serangan yang sering terjadi.

Likhachev mengatakan kegagalan negara-negara Barat untuk bereaksi terhadap serangan terhadap pembangkit listrik tersebut mendorong peningkatan aksi terorisme oleh pemerintah Ukraina.

Dia menambahkan bahwa serangan di daerah tersebut telah menewaskan 13 orang dan melukai 48 orang selama 2,5 bulan terakhir.

Rafael Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang merupakan pengawas nuklir PBB, mengutuk insiden tersebut. Namun, dia menyebutkan Ukraina atau Rusia secara spesifik sebagai pelaku serangan.

"Ini merupakan serangan yang tidak dapat diterima terhadap pabrik dan manajemennya, yang secara serius mengancam keselamatan nuklir," katanya, yang dikutip Reuters, Kamis (16/7/2026).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, menulis di Telegram: "Ini adalah kejahatan rezim Kyiv yang akhirnya harus dilihat Grossi—kami menuntut pernyataan yang jelas yang mengutuk pembunuhan ini dari badan-badan internasional yang relevan, pertama dan terutama IAEA."

Jumat lalu, Kremlin menuduh Ukraina meningkatkan apa yang disebutnya sebagai aksi "teror" terhadap pembangkit listrik tersebut. Juru bicaranya, Dmitry Peskov, menuduh Ukraina melakukan serangan terhadap infrastruktur sipil dan infrastruktur yang terkait langsung dengan pembangkit listrik tersebut.

Hingga kini, belum ada komentar langsung dari Ukraina mengenai insiden terbaru di PLTN Zaporizhzhia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Trump Enggan Beri Target...
Trump Enggan Beri Target Waktu untuk Iran: Mereka Sudah Paham!
Rekomendasi
Dokter Tifa Optimistis...
Dokter Tifa Optimistis Eksepsinya Dikabulkan Hakim
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved