Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Pada pertengahan Februari, beberapa hari sebelum AS dan Israel melancarkan serangan gabungan mereka ke Iran, Tu-214PU mengunjungi Teheran dan tinggal di sana selama dua hari hingga 18 Februari. Pesawat tersebut kemungkinan besar mendukung kunjungan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilyov. Beberapa hari kemudian, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga mengunjungi Teheran.

Demikian pula, pesawat tersebut berada di Islamabad pada November tahun lalu, bertepatan dengan kunjungan lain oleh Tsivilyov. Laporan menunjukkan bahwa menteri energi Rusia berada di ibu kota Pakistan untuk menghadiri pertemuan bilateral yang penting.

Pola perjalanan pesawat ini yang diungkapkan kepada publik dalam setahun terakhir menunjukkan bahwa pesawat tersebut mungkin berada di Iran untuk kunjungan tingkat tinggi, atau mungkin sedang mempersiapkan kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Lavrov. Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi kunjungan tersebut selama konferensi pers pada 13 Juli, menurut media pemerintah Rusia.

AS dan Iran Perang Lagi


Sementara itu, Presiden Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres bahwa AS kembali berperang dengan Iran. Dia berjanji untuk menghantam Republik Islam tersebut dengan keras dan mengeklaim tidak ada yang bisa mereka lakukan.

Dalam surat pada Jumat dan diperoleh oleh New York Times, Politico, dan media lain, Trump mengumumkan serangan AS yang diperbarui terhadap Republik Islam Iran, dengan Gedung Putih berpendapat bahwa langkah tersebut memberi pemerintah tenggat waktu 60 hari baru untuk meminta persetujuan Kongres.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS
Rekomendasi
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Vega Darwanti Pilih...
Vega Darwanti Pilih Rawat Ibunda Sendiri Tanpa Suster Selama Sakit
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved