3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Senin, 13 Juli 2026 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
"Kami mengirimkan tim penyelamat dan pencarian dan menemukan bahwa banyak orang berada di dalam toilet. Sebagian besar dari mereka mencoba melarikan diri ke belakang karena mereka melihat api berada di depan," kata Chakrit.
Pada dini hari, petugas darurat tetap berada di lokasi kejadian.
Saat jenazah disiapkan untuk diangkut dan tim forensik mengumpulkan bukti untuk membantu mengidentifikasi para korban.
Jenazah-jenazah yang diberi nomor tergeletak dalam dua baris menunggu untuk dipindahkan, dikelilingi oleh sejumlah besar petugas penyelamat. Petugas pemadam kebakaran berdiri di dekat pintu masuk pub, fasadnya hangus dan menghitam akibat kobaran api.
"Teman saya, yang sedang bernyanyi di atas panggung, mengatakan awalnya mereka mencium bau sesuatu yang terbakar, kemudian tak lama kemudian mereka melihat langit-langit terbakar," kata Sukanya, 32 tahun.
"Beberapa orang terluka karena (puing-puing) dari langit-langit karena tampaknya langit-langit itu terbuat dari bahan busa untuk menyerap suara."
Seorang anggota band di tempat tersebut mengatakan kepada media lokal bahwa asap tiba-tiba memenuhi ruangan setelah lampu padam sebentar, diikuti oleh ledakan besar dan kebakaran.
"Setelah ledakan itu, saya tidak melihat siapa pun yang mencoba lari, sebagian besar dari mereka tergeletak di lantai meminta bantuan," katanya kepada wartawan, kepalanya masih dibalut perban, tanpa menyebutkan namanya.
"Saya berlari menuju pintu dari panggung, sekitar lima meter. Gelap dan ada asap, tidak ada oksigen."
Pada dini hari, petugas darurat tetap berada di lokasi kejadian.
Saat jenazah disiapkan untuk diangkut dan tim forensik mengumpulkan bukti untuk membantu mengidentifikasi para korban.
Jenazah-jenazah yang diberi nomor tergeletak dalam dua baris menunggu untuk dipindahkan, dikelilingi oleh sejumlah besar petugas penyelamat. Petugas pemadam kebakaran berdiri di dekat pintu masuk pub, fasadnya hangus dan menghitam akibat kobaran api.
3. Berlomba Mencari Korban yang Hilang
Beberapa jam setelah kebakaran, Sukanya Wongwongwai menunggu di luar pub, mencari seorang teman yang hilang. Para penyintas telah menceritakan kepadanya tentang kekacauan yang terjadi di dalam."Teman saya, yang sedang bernyanyi di atas panggung, mengatakan awalnya mereka mencium bau sesuatu yang terbakar, kemudian tak lama kemudian mereka melihat langit-langit terbakar," kata Sukanya, 32 tahun.
"Beberapa orang terluka karena (puing-puing) dari langit-langit karena tampaknya langit-langit itu terbuat dari bahan busa untuk menyerap suara."
Seorang anggota band di tempat tersebut mengatakan kepada media lokal bahwa asap tiba-tiba memenuhi ruangan setelah lampu padam sebentar, diikuti oleh ledakan besar dan kebakaran.
"Setelah ledakan itu, saya tidak melihat siapa pun yang mencoba lari, sebagian besar dari mereka tergeletak di lantai meminta bantuan," katanya kepada wartawan, kepalanya masih dibalut perban, tanpa menyebutkan namanya.
"Saya berlari menuju pintu dari panggung, sekitar lima meter. Gelap dan ada asap, tidak ada oksigen."
(ahm)
Lihat Juga :