Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran

Senin, 13 Juli 2026 - 11:29 WIB
loading...
A A A

Mengapa Pulau Kharg Penting?


McKenzie berpendapat bahwa militer AS memiliki kemampuan untuk merebut Pulau Kharg jika diperintahkan untuk melakukannya.

"Itu akan membutuhkan pengerahan kapal perang ke perairan yang sempit," katanya.

“Angkatan Laut AS tidak suka melakukan itu, tetapi mereka sangat mahir dalam hal itu, dan jika perlu, mereka dapat melakukannya, dan mereka dapat melakukannya dengan baik. Anda harus kembali ke prinsip dasar kebijakan negara Iran, yaitu pelestarian rezim," paparnya.

"Jika Anda ingin mendapatkan konsesi dari Iran, Anda harus menekan rezim secara langsung, dan Anda harus melakukannya dengan cara yang mungkin mengancam eksistensi mereka. Kita memiliki kemampuan itu jika presiden memilih untuk menempuh jalan itu," imbuh mantan komandan CENTCOM tersebut.

Terletak di lepas pantai selatan Iran, Pulau Kharg berfungsi sebagai terminal ekspor minyak utama negara itu. Fasilitas perairan dalamnya dapat menampung kapal tanker besar yang tidak dapat dengan mudah memuat di tempat lain di sepanjang sebagian besar garis pantai Iran, menjadikannya salah satu aset ekonomi paling berharga secara strategis di negara itu.

Pulau ini semakin menjadi pusat perdebatan tentang bagaimana AS harus menekan Teheran. Pendukung pendekatan yang lebih keras berpendapat bahwa mengendalikan atau melumpuhkan Pulau Kharg akan menyerang langsung sumber kehidupan keuangan pemerintah Iran sekaligus memberi Washington pengaruh dalam negosiasi di masa depan.

Ide Lama Merebut Pulau Kharg


Saran McKenzie mencerminkan konsep yang telah dibahas Donald Trump selama beberapa dekade atau jauh sebelum dia menjadi presiden AS.

Saat mempromosikan bukunya "The Art of the Deal" pada tahun 1988, Trump mengatakan kepada The Guardian bahwa dia akan "mengambil alih Pulau Kharg" dan "masuk dan merebutnya" jika Iran menyerang pasukan atau aset Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Syifa Hadju Infeksi...
Syifa Hadju Infeksi Bakteri Jelang Ulang Tahun, Sampai Diinfus di RS
Robot Lahbako-San Antar...
Robot Lahbako-San Antar UNEJ Jadi Juara Tiga KRAI 2026
Berita Terkini
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved